Ketua KPU Sumut Diperiksa Polisi

Sulutpos.com, Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memeriksa Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Mulia Banurea sebagai saksi kasus pemalsuan tanda tangan Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono, Rabu (16/9).

Pemeriksaan itu terkait pengaduan anggota DPRD Labuhanbatu Selatan, Maladi Hasibuan. Pihak yang dilaporkan adalah Romadhon Nasution, sebagai pihak yang dituduh melakukan pemalsuan tanda tangan Agung Laksono tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, pemeriksaan lanjutan terhadap komisioner penyelenggara pemilihan umum lainnya, juga akan dilakukan. Mereka yang akan diperiksa itu merupakan bawahan Mulia.

Ada empat orang yang akan diperiksa setelah Ketua KPU Sumut. Mereka adalah Benget Manahan Silitonga, Nazir Salim Manik, Evi Novida Ginting dan Yulhasni. Seluruh komisioner KPU Sumut itu juga diperiksan dalam kapasitas sebagai saksi.

Jauh hari sebelumnya, penyidik Polda Sumut memeriksa Ketua KPUD Labuhanbatu Selatan, Imran Husaini Siregar beserta tiga stafnya. Ini terkait pemalsuan tandatangan oleh Romadhon Nasution, mendukung pasangan calon kepala daerah.

Padahal, Agung Laksono memberikan dukungan terhadap Maladi Hasibuan selaku Ketua Golkar di Labuhanbatu Selatan. Kasus pemalsuan tandatangan ini terungkap setelah Maladi mencoba mengkonfirmasi dukungan Agung Laksono terhadap pasangan yang dijagokan Romadhon. Agung Laksono membantahnya. [sp/155/L-8]

(Visited 206 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *