KPU: DPS Pilkada Harus Segera Diumumkan

Sulutpos.com, Jakarta –  Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan daftar pemilih sementara (DPS) untuk pilkada harus segera diumumkan kepada pemilih demi efektivitas tahapan penelitian ulang daftar pemilih.

“DPS prosesnya langsung diumumkan, supaya dapat respons optimal,” kata Husni di Kantor Pusat KPU, Jakarta, Kamis (3/9).

Dia juga ingin agar sosialisasi Panitia Pemungutan Suara (PPS) terkait penyampaian DPS digencarkan dengan berbagai cara, seperti menggunakan media massa cetak, elektronik, dan media sosial.

“Apalagi pemilih yang baru terdaftar adalah pemilih muda, maka sebaiknya menggunakan alat media massa lebih banyak,” kata Husni.

PPS juga dapat menggunakan media terbatas lain, seperti spanduk, leaflet, poster, atau menyelenggarakan sebuah forum masyarakat.

“Tidak harus KPU menyelenggarakan kegiatan, tapi bisa juga masuk ke kegiatan masyarakat,” kata Husni Sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2015, 3-9 September 2015 merupakan tahapan penyampaian DPS kepada PPS untuk selanjutnya meminta masyarakat mengoreksi data pemilih.

Sosialisasi DPS oleh PPS bertujuan agar pemilih mengetahui statusnya di daftar pemilih, sehingga seandainya terjadi kesalahan dan ketidaksesuaian dapat meresponS dan melaporkan perbaikan daftar pemilih.

Sementara itu, Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan pihaknya telah menerima data pemilih sementara sebanyak 91,7 juta orang.

Angka tersebut masih 88,1 persen dari total 308 kabupaten/kota, atau masih tersisa 33 daerah yang belum melaporkan jumlah DPS ke sistem data pemilih (sidalih).

“Karena daerah yang belum (melaporkan) masih mengalami kesulitan seperti koneksi internet dan aksesibilitas. Caranya ya mereka datang ke sini (Jakarta) dan ‘upload’ datanya,” kata Hadar. [Antara/SP//L-8]

(Visited 150 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *