Soni Sumarsono : Saya siap Mewakafkan Diri Saya Demi Untuk Kemajuan Pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara

Sulutpos.com, Manado – Hal itu dikatakannya saat menggelar Konferensi Pers bersama mantan Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, di VVIP Pemprov Sulut, Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (22/09).

Sumarsono mengakui hasil-hasil pembangunan yang telah di capai SHS dan DjK selama satu dasawarsa ini, telah membuat Sulut mengalami kemajuan yang sangat pesat.

“Terutama berbagai mega proyek yang sudah terlaksana dan sementara berjalan, antara lain jalan tol manado-bitung, kawasan ekonomi khusus (KEK) bitung dan menuju internasional Hub Port Bitung,” Kata Somarsono.

Ia menegaskan, bahwa dirinya akan menjalankan program Trikarya Sulut selama masa kepemimpinannya sebagai penjabat Gubernur enam bulan kedepan.

Foto: Konferensi Pers bersama mantan Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, di VVIP Pemprov Sulut, Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (22/09).

Dr Soni Sumarsono MDM, saat ini  menjabat sebagai Dirjen Otda Kemendagri, mengatakan program trikarya  antara lain mengamankan dan mengawal pelaksanaan pilkada agar berjalan dengan aman, damai dan menghasilkan pemimpin daerah baru berdasarkan pilihan rakyat, menjaga iklim kondusif pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan serta menjamin stabilitas yang selama ini telah dibangun Mantan Gubernur Sinyo H. Sarundajang, serta akan melaksanakan tugas tambahan penting yang diberikan pemerintah pusat yang bersifat khusus seperti membangun kawasan/daerah perbatasan.

Sementara itu,  Sarundajang mengatakan, terkait dengan tugas Sumarsono di Sulut, sesuai dengan Kepres No 99/P Tahun 2015 Tentang Pengesahan dan Pemberhentian dengan hormat Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd telah berakhir masa jabatan 2010-2015 dan pengangkatan Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM tertanggal 16 September 2015.

Sarundajang juga menjelaskan tentang kesimpang-siuran beberapa informasi yang beredar di masyarakat, yakni tentang status Somarsono. Menurut Sarundajang, Dr Soni Sumarsono MDM, bukan Karetaker atau Pelaksana Tugas (PLT), tapi adalah sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Utara.

“Artinya sama dengan Gubernur definitive, full otoriti sebagai Gubernur Sulut artinya beliau adalah decision maker (pengambil keputusan),” tegas Sarundajang.(nv)

(Visited 190 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *