DJP Terus Kejar Target Penerimaan Pajak

Sulutpos.com, Jakarta – Hingga 30 September 2015, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp686,274 triliun atau 53,02 persen dari target penerimaan yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 yang sebesar Rp1.294,258 triliun.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014, realisasi penerimaan pajak tahun ini mengalami pertumbuhan yang cukup baik di sektor tertentu, tetapi juga mengalami penurunan pertumbuhan di sektor lainnya.

Penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas merupakan satu-satunya jenis pajak yang bertumbuh. Berdasarkan data yang tercatat pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP),  penerimaan PPh nonmigas hingga 30 September 2015 tercatat mencapai Rp357,769 triliun.

Dengan realisasi tersebut, PPh nonmigas mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2014. Pada periode yang sama tahun 2014, realisasi PPh nonmigas tercatat sebesar Rp329,278 triliun.

Di sisi lain, realisasi penerimaan PPh migas mengalami penurunan pertumbuhan sebesar 33,07 persen dibanding realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Hingga 30 September 2015, penerimaan pajak dari sektor ini tercatat sebesar Rp39,725 triliun, sedangkan pada periode yang sama tahun 2014 realisasinya mencapai Rp59,350 triliun.

Namun demikian, apabila dibandingkan dengan target pajaknya, realisasi PPh Migas hingga 30 September 2015 mencatatkan persentase penerimaan yang lebih baik, yakni sebesar 80,20 persen. Sementara, persentase PPh Migas pada periode yang sama tahun 2014 tercatat sebesar 70,75 persen.

DJP sendiri akan terus melaksanakan berbagai upaya dan terobosan untuk memaksimalkan penerimaan pajak sekaligus mengawal kebijakan Tahun Pembinaan Wajib Pajak (TPWP) 2015. Hal ini dilakukan antara lain melalui
dialog perpajakan, pengawasan intensif, serta penegakan hukum secara selektif.[nv]

Sumber : Kemenkeu
(Visited 41 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *