Sambar Pagar Jembatan Tareran, Avanza Yang Dikemudikan Oknum Guru Terjun Bebas.

Sulutpos.com, Amurang – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan antara Kawangkoan dan Tumpaan, tepatnya di Desa Rumoong Kecamatan Tareran Kamis 29 Oktober pagi.

Sebuah mobil jenis Avansa yang dikemudikan oknum guru di salah satu SMP di Tompaso Baru Minsel terjun dibawah jembatan, akibatnya korban mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di Puskesmas Tareran.

Kapolsek Tareran IPTU Ronny Rondonuwu ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 wita, kendaraan jenis Toyota Avansa berwarna biru muda dengan nomor polisi DB 1093 CM yang dikendarai Alfa Tampa (40 tahun) warga Eris Tondano yang kesehariannya merupakan guru disalah satu SMP di Tompasobaru Minsel,” ungkap Rondonuwu.

Foto : Kecelakaan yang sempat menyita perhatian warga maupun pengendara lain yang melintas.

 Lebih lanjut Rondonuwu mengungkapkan jika penyebab kecelakaan tersebut merupakan kelalaian sang pengemudi yang kebetulan hanya sendiri dan diduga dalam kondisi mengantuk.

“Ini merupakan kelalaian, diduga pengemudi mengantuk saat mengendarai, dan justru ingin buruh-buruh ke tempat kerjanya. Pada saat tersebut kendaraan oleng dan tak mampu dikendalikan lagi, sehingga menabrak pembatas jembatan dan langsung terperosok ke jurang sedalam sekitar tujuh meter di bawah jembatan tersebut,” jelas Rondonuwu.

Rondonuwu menghimbau kepada masyarakat yang ingin mengemudikan kendaraan agar tidak memaksakan diri jika dalam kondisi mengantuk.

“ Kalau mengantuk, sebaiknya berhenti sejenak, jangan memaksakan meneruskan perjalanan. Apalagi jika melewati ruas jalan Kawangkoan-Tumpaan yang memang dikenal rawan kecelakaan, sehingga para pengendara harus ekstra hati-hati jika melintas di ruas jalan tersebut,” himbau Rondonuwu. (Andre Dotz)
(Visited 174 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *