Dana Idle Mengendap di Bank, Daerah Terima Transfer Nontunai

Sulutpos.com Jakarta – Mulai tahun 2016 nanti, daerah yang kinerja realisasi anggarannya kurang baik akan menerima penyaluran dana transfer ke daerah dalam bentuk nontunai. Transfer ke daerah bagi daerah yang memiliki dana menganggur dalam jumlah tidak wajar nantinya akan dikonversi dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN).

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Budiarso Teguh Widodo mengungkapkan, hal tersebut akan diberlakukan bagi daerah yang memiliki dana menganggur (dana idle) melebihi tiga bulan kebutuhan  operasionalnya yang mengendap di bank.

“Kalau dia (daerah) punya dana idle atau uang menganggur di bank yang melebihi kebutuhan tiga bulan operasional pemerintahan, itulah yang akan penyaluran berikutnya diganti dengan yang tadi, dalam bentuk Surat Utang Negara atau Sukuk,” ungkapnya dalam konferensi pers Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, pekan lalu.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal ini telah diatur dalam Undang-Undang tentang APBN 2016 pasal 13 ayat (2). Sebagai peraturan pelaksanaannya, saat ini Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan tengah melakukan finalisasi perumusan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai tata cara penyaluran konversi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) secara nontunai.

PMK tersebut mengatur antara lain pertama, tujuan konversi atau penyaluran nontunai. Kedua, penepatan daerah yang akan disalurkan dalam bentuk nontunai beserta besarannya. Ketiga, jenis transfer yang dapat disalurkan secara nontunai, yaitu DAU dan DBH.

“ Tapi tidak semua DBH, hanya DBH Sumber Daya Alam, DBH Papak Penghasilan Orang Pribadi, dan DBH Pajak Bumi dan Bangunan Migas,” tambahnya. Keempat, lanjutnya, mekanisme pembayaran nontunai melalui SBN. Kelima, mekanisme pelunasan. Keenam mekanisme penyaluran, dan terakhir pengumuman.(nv)

Sumber : Kemenkeu

(Visited 86 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *