Mandey : Layangkan Gugatan Ke Pengadilan Jika Merasa Memilki

Sulutpos.com, Amurang – Hal ini dikatakan Hukum Tua Desa Tawaang Timur, Julian Mandey STh, terkait pengaduan Betty Talumepa Cs, atas lahan Reres, Kayamas dan Moinit. Kepada Sulutpos.com, Mandey Mengatakan, siapapun bisa mengklaim kepemilkikan atas lahan tersebut, tapi harus mampu menunjukan bukti-bukti kepemilikan yang sah, (3/11).

“Meraka sendiri (Betty Talumepa Cs), tidak pernah tercatat sebagai penduduk desa Tawaang, belum lagi dengan bukti kepemilikan, tidak pernah ada terdaftar dalam buku register desa ada lahan atas nama mereka,” Kata Mandey.

Seharusnya, lanjut Mandey, sebagai warga negara yang baik, ikutlah aturan yang ada misalnya menggugatnya lewat Pengadilan.

“Setahu saya, mereka (Betty Talumepa Cs.), sudah kalah dalam pengadilan dalam perkara antara Alm. Ayah mereka, lawan  Fredy Tumbuan di PN Tondano tahun 1981, lokasi sengketa bernama Reres (lokasi PLTU 2 SULUT ( 2×25 MW), isi putusan memutuskan bahwa gugatan Penggugat (E.Z Talumepa) Tidak Dapat Diterima (NO).

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, tanggal 16 Juni 2015, Kementerian Sekretariat Negara RI telah menyurat ke BPN Provinsi Sulut dengan No.B-2989/Kemenstneg/D-3/DM.05/062015 hal pengaduan Masyarakat.( Lihat berita terkait di : http://sulutpos.com/2015/10/langkah-arif-dan-bijak-dari-pemerinta.html ).

Dalam isi surat tersebut dikatakan bahwa Jansje Talumepa (Kuasa ahli waris Betty Talumepa) telah mengirimkan surat kepada Presiden RI tanggal 19 Mei 2015 yang intinya menyampaikan permohonan penyelesaian sertifikat Hak Milik atas nama Betty Talumepa cs, seluas 100.000 m2 yang terletak di Reres Kayamas Moinit.[Novy]

(Visited 518 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *