Penggunaan Dana Desa Harus Transparan

Sulutpos.com, Amurang – Para hukum tua dan segenap jajaran pemerintah distiap desa di Kabupaten Minahasa Selatan diingatkan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam roda pemerintahan, termasuk pengelolaan keuangan, dan senantiasa terbuka kepada masyarakat terkait penggunaan berbagai anggaran pembangunan.

Himbauan tersebut disampaikan Bupati Christiany Eugenia Paruntu dalam kegiatan Evaluasi Laporan Pertanggung-jawaban Dana Transfer tahun 2015 dan Penyampaian Pagu Anggaran Dana Transfer tahun 2016,
yang dilaksanakan di Restauran New Century Amurang, Rabu 2 Desember 2015.

Dihadapan ratusan hukum tua, sekretaris dan bendahara desa yang hadir, Paruntu mengingatkan agar pemerintah desa tidak melakukan penyimpangan dalam penggunaan Dana Desa, yang bisa berurusan dengan hukum.

” Untuk itu mengharapkan transparansi atau keterbukaan  dalam pengelolaan keuangan didesa, masyarakat saat ini sangat kritis dan sudah pandai melihat mana yang masuk akal dan mana yang tidak realistis,” Tutur Bupati Paruntu.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Drs Danny Rindengan, Asisten I Drs Ben Watung, serta pihak penyelenggara BPMPD Minsel, yang secara luas kembali menjelaskan mengenai prosedur penggunaan dana desa, serta perubahan beberapa aturan dan perundang-undangan terkait pengelolaan keuangan desa.(Andre Dotz)

(Visited 1.372 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *