Teroris Sergap Kantor Bupati Minsel, Paruntu Disandera

Sulutpos.com, Amurang  – Belasan teroris menyergap Kantor Bupati Kabupaten Minahasa Selatan, dan melumpuhkan Satpol PP beserta para pegawai di kantor tersebut. Sambil melepaskan tembakan ke segala arah,para teroris masuk ke ruang pertemuan bupati dengan sejumlah SKPD.

Simulasi
Foto : Simulasi

Seketika pula para teroris menyandera Bupati Tetty Paruntu beserta sejumlah pejabat yang ada.  Penyergapan dan penyanderaan tersebut hanyalah sebuah simulasi penumpasan teroris yang dilakukan Tim TNI 1302 dan 712 Yoniv Amurang, yang dilaksanakan Sabtu 5 Desember pagi tadi di Kantor Bupati Minahasa Selatan.

Dalam simulasi tersebut, dua ledakan bom seakan menghancurkan salah satu gedung. Jerit dan tangis histeris pegawai menyeruak. Tembakan dari senjata laras panjang berhamburan.

Selang 35 menit kemudian pasukan Tim Rider yoniv 712/Kompi C, beserta pasukan anti teror datang menyergap teroris yang menyandera penghuni kantor bupati. Maka terjadilah pertempuran melawan Teroris dengan pasukan 1302 Dandim Minahasa, dan yoniv 712 di Amurang.

Simulasi
Simulasi

Pasukan khusus tersebut berhasil memukul mundur para teroris dan menyelamatkan Bupati Tetty Paruntu kemudian dibawa keluar dari gedung dan diselamatkan. Para teroris kemudian ditembak mati dan sebagian menyerahkan diri.

Adapun simulasi tersebut merupakan Latihan Rutin Pasukan 1302-TNI-AD dalam rangka kesiagaan menangkal sekaligus mendeteksi teroris/ISIS. Pasukan Tim dari Dandim 1302 TNI-AD mengatakan bahwa mereka siap menjalankan tugas negara apalagi memberantas Teroris yang merupakan tugas mereka, begitu pula halnya PILKADA di Kabupaten Minahasa-Selatan.

Dalam simulasi tersebut,  turut melibatkan langsung Bupati Christiany Euginia Paruntu beserta para pejabat, kepala SKPD setempat, dan disaksikan langsung Kapolres Minsel AKBP Benny Bawensel, Dandim 1302 Letkol CZI M Andhi Kusuma.[Andre Dotz]

(Visited 1.497 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *