Penggunaan ADD dan Dandes Disinyalir Bermasalah, Warga Radey Siap Laporkan Oknum Kumtua ke Mapolres Minsel

Sulutpos.com, Amurang – Beberapa warga desa Radey Kecamatan Tenga berencana akan melaporkan oknum hukum tua mereka ke Polres Minsel, terkait ketidak terbukaan oknum hukum tua bersangkutan mengenai proyek yang bersumber pada Alokasi Dana Desa (ADD) dan pelaksanaan proyek Dana Desa (Dandes) yang dinilai tidak sesuai mekanisme pelaksanaan.

Engel Sandag warga Radey yang juga selaku anggota BPD setempat mengatakan bahwa ada beberap hal yang disesalkan dengan kepemimpinan kumtua mereka dalam pengelolaan bantuan dana.

Sandag menilai telah terjadi penyalahgunaan ADD tahun 2013 dan tahun 2014 karena hingga kini tidak ada pertanggung jawaban, bahkan disinyalir dana tersebut dipaka untuk pelunasan PBB. Selain itu disinyalir juga terjadi penyalahgunaan dana desa yang didalamnya menyangkut penyalahgunaan wewenang dan anggaran.

” Bahkan menyangkut realisasi Dandes, pelaksanaannya tidak sesuai dengan mekanisme pengusulan rencana program pembangunan,” Kata Sandag.

Sandag juga menyesalkan dalam pelaksanaan proyek Dandes, justru melibatkan tenaga kerja dari luar kampung, padahal menurutnya proyek tersebut merupakan proyek padat karya yang harus melibatkan masyarakat setempat, terlebih lagi, menurutnya bantuan-bantuan yang masuk tersebut tidak transparan ke masyarakat.

Terkait hal ini dirinya bersama beberapa warga lain telah berencana akan melaporkan hal ini ke pihak kepolisian. Hukum Tua Desa Radey Hartje Ransulangi ketika dikonfirmasi membantah tudingan tersebut. Menurutnya proyek ADD yang dikerjakan selama ini telah disampaikan disetiap kesempatannya membawakan sambutan dikampung.

Mengenai Dandes, telah dilaksanakan sesuai RPJMDes yang disusun mantan hukum tua. Mengenai rencana Dana Desa tahun 2016 ini pihaknya telah menyusun rencana mengadakan pertemuan untuk membicarakan rencana program pembangunan, yang akan melibatkan pihak BPD.

Mengenai tenaga kerja, dirinya mengatakan hanya melibatkan sekitar 6 orang dari luar, dan sebagian besar warga desa Radey sebanyak 20 orang. (Andre Dotz)

(Visited 256 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *