Tak Ingin Kelola Dandes, Indikasi Hukum Tua Tak Ingin Masyarakatnya Sejahtera

Sulutpos.com, Amurang – Indikasi adanya hukum tua yang mengeluh bahkan seakan tak ingin melaksanakan proyek Dana Desa yang merupakan program bantuan dari pusat, mengundang tanggapan dari Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minsel Drs Benny Lumingkewas selaku kepala SKPD yang memediasi penyaluran bantuan tersebut.

Foto : Perkebunan Sayuran di pinggiran Danau Moat.Foto : Perkebunan Sayuran di pinggiran Danau Moat.

Lumingkewas mengungkapkan, bahwa pada prinsipnya dana desa ini merupakan program pusat untuk kemajuan setiap desa.

” Maka dari itu, jika ada kecenderungan terdapat kumtua yang tidak ingin melaksanakan dana desa ini, berarti kumtua bersangkutan tidak berpihak kepada kesejahteraan masyarakatnya,” ungkap Lumingkewas.

Menurutnya oknum hukum tua seperti ini sebaiknya mundur dari jabatannya. Adapun ungkapan ini disampaikan Lumingkewas berdasarkan beberapa laporan adanya oknum hukum tua yang seakan setengah hati ataupun ada yang
menyatakan terpaksa melaksanakan proyek yang bersumber dari dana desa dengan bandrol ratusan juta rupiah.

Sebagaimana pada tahun 2015 sejumlah desa memperoleh diatas 200 juta rupiah, kini pada tahun 2016 mengalami
kenaikan sekitar 144 persen, yang jumlahnya bervariasi mulai dari 500 jutaan hingga 600 juta lebih setiap desa.

Beberapa kumtua menyatakan seakan takut jika nantinya harus berurusan dengan hukum mengenai pelaksanaan atau realisasi proyek yang dilakukan. (Andre Dotz)

(Visited 155 times, 1 visits today)

Satu tanggapan untuk “Tak Ingin Kelola Dandes, Indikasi Hukum Tua Tak Ingin Masyarakatnya Sejahtera

  • 17/01/2016 pada 2:04 PM
    Permalink

    Lakukan pembinaan berkesinambungan. Saya yakin semua Ukung Tua di roong-roong dan wanua-wanua bertekad untuk meninggalkan nama baik ketika mereka menyelesaikan tugas sebagai tonaas wangko um wanua, apalagi dana desa saat ini tidak dapat dilepaskan dari mata rantai penegakan hukum. Jadi saya kira kuncinya adalah pembinaan tiada henti dari pemerintah daerah. Buat Pak Benny Lumingkewas, maju truss, wanua/roong di Minsel sangat beruntung Bung Benny ada di posisi sentral pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *