Belum Ada Pengganti Alih Fungsi Lahan, Pembangunan SPBU Matani Tumpaan Dihentikan

Sulutpos.com, Amurang – Pembangunan SPBU di desa Matani Kecamatan Tumpaan, Minahasa Selatan (Minsel), akhirnya dihentikan pihak Pemkab Minsel. Pasalnya rencana pembangunan tersebut tidak mengikuti regulasi syarat atau izin mendirikan bangunan, yang lokasinya berada di lahan persawahan.

Menurut Asisten II Pemkab Minsel Ir.Farry Liwe, bahwa mulainya pembangunan SPBU tersebut belum sepenuhnya mendapat izi  pihak Pemkab Minsel. Disinyalir pengembang SPBU tersebut belum sepenuhnya mengetahui regulasi perizinan.

“Dari pertemuan pihak Pemkab Minsel bersama pengembang SPBU tersebut akhirnya sepakat pembangunannya dihentikan sementara,” Jelas Liwe.

Liwe melanjutkan, bahwa beberapa waktu lalu pihaknya sudah sampaikan agar proses pembangunan harus sesuai aturan, seperti halnya lokasi pembangunan SPBU tersebut merupakan lahan persawahan. Sehingga harus disiapkan pengganti alih fungsi lahan, sebagaimana surat keterangan yang dikeluarkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), yang isinya mengacu pada undang-undang nomor 41 tahun 2009 tentang perlindungan pangan berkelanjutan. (Andre Dotz)

(Visited 175 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *