Minsel Terapkan Perbedaan Seragam Tenaga Kontrak dan PNS

Sulutpos.com, Amurang – Pakaian seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Minahasa Selatan (Minsel), sedianya berbeda dengan seragam yang dipakai sejumlah tenaga kontrak.

Menurut Kepala BKDD Minsel Roy Ferdinan Tiwa, bahwa penerapan pakaian seragam ini sebagai tindak lanjut edaran Menteri Dalam Negeri, yang sudah ditindaklanjuti dengan edaran Bupati.

“Para PNS atau ASN diwajibkan menggunakan seragam keki dihari Senin dan Selasa, kemudian kemeja putih di hari Rabu, sedangkan Kamis dan Jumat menggunakan batik nasional maupun batik daerah. Sementara itu, para tenaga kontrak tidak diperkenankan memakai seragam tersebut, melainkan harus menggunakan kemeja putih dengan bawahan warna gelap,”Kata Tiwa.

Lebih lanjut Tiwa mengungkapkan, bahwa dalam penerapan seragam ASN tersebut, pengadaannya diadakan oleh setiap SKPD masing-masing, sebagaimana model seragam yang sudah diedarkan disetiap SKPD.  Sedangkan untuk seragam tenaga kontrak bisa saja dibiayai SKPD bersangkutan jika memang ada anggarannya.

Diketahui pembedaan pakaian seragam antara honorer atau tenaga kontrak dengan PNS ini diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang perubahan ketiga atas Permendagri Nomor 60 Tahun 2007 tentang pakaian dinas PNS dilingkup Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. (Andre Dotz)

(Visited 339 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *