Pemerintah Tambah Plafon KUR Jadi Rp103,246 Triliun

Sulutpos.com, Jakarta – Pemerintah sepakat untuk menambah alokasi plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp100 triliun menjadi Rp103,246 triliun pada tahun ini. “Ini merupakan kesepakatan bersama dengan 19 bank dengan nilai Rp103,246 triliun,” jelas Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad dalam Rapat Koordinasi terkait KUR yang digelar pada Kamis (11/2).

Selain itu, pemerintah juga akan menambah lembaga penyalur KUR, baik bank maupun lembaga keuangan nonbank (LKNB). Ia mengungkapkan, saat ini OJK tengah melakukan review kinerja atas empat tambahan perusahaan pembiayaan untuk dapat ikut serta menyalurkan KUR, yang direncanakan selesai pada pertengahan bulan ini.

Keempat perusahaan pembiayaan tersebut yaitu BCA Finance, Adira Dinamika Finance, Mega Central Finance, dan Federal International Finance. Selain keempat lembaga tersebut, saat ini OJK juga tengah melakukan pemeriksaan kelayakan atas beberapa lembaga pembiayaan yang mengajukan diri sebagai penyalur KUR.

Rapat koordinasi tersebut juga menyepakati penambahan tujuh perusahaan penjamin KUR yang telah memenuhi persyaratan penilaian kesehatan oleh OJK dan penilaian Kementerian Keuangan. Ketujuh perusahaan tersebut yaitu Perum Jamkrindo, PT Askrindo, PT Jamkrida Riau, PT Jamkrida Sumatera Selatan, PT Jamkrida Bangka Belitung, PT Jamkrida Jawa Tengah, serta PT Jamkrindo Syariah.(nv)

(Visited 271 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *