Polres Minsel Usut Laporan Traffiking Yang Diduga Melibatkan Para Pekerja Asing

Sulutpos.com, Amurang – Pihak Polres Minsel kini mengusut dugaan traffiking atau perdagangan manusia, yang melibatkan mucikari yang disinyalir menjual beberapa gadis terhadap para pekerja asing (bule) asal Turki yang bekerja di Kapal Genset Zeynep Sultan.

Para bule berbadan kekar yang selama ini menjadikan Hotel Sutan Raja sebagai rumah kedua mereka selama berada di Minahasa Selatan, disinyalir mencari istri kontrak yang bersedia melayani para bule tersebut dengan iming-iming uang puluhan juta rupiah.

Hal ini ikut menimbulkan keresahan dikalangan orang tua yang memiliki anak gadis. Informasi yang diperoleh, mucikari yang disebut-sebut menjadi salah satu orang yang menyediakan perempuan bagi para bule Turki tersebut diamankan pihak Polres atas laporan salah satu orang tua.

Kapolres Minsel AKBP Benny Bawensel SIK MH ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Muh Ali Tahir mengaku, bahwa pihaknya sementara melakukan penyelidikan atas laporan orang tua dari anak yang diduga dijual.

Dalam pemeriksaan ini, sudah ada enam orang yang diambil keterangan, meliputi terlapor CR (22 tahun), kemudian orang tua yang melapor, serta 3 orang anak dan saksi lainnya. Namun demikian laporan tersebut terus didalami, karena pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah ini benar-benar traffiking atau tidak, karena dari penuturan beberapa anak yang diperiksa membantah tuduhan tersebut.

Seperti diketahui, isu bule cari “par” mulai menjadi perbincangan dikalangan warga Minahasa Selatan, terlebih menimbulkan kerisauan bagi para orang tua yang mempunyai anak perempuan. Diketahui keberadaan para bule asal Turki ini, sedianya akan berada di Minsel kurang lebih 5 tahun sebagaimana kontrak kerja kapal genset di Minsel. Sehingga dikawatirkan para bule ini mengincar anak gadis asal Minsel untuk dijadikan istri kontrak maupun pelampiasan nafsu kelaki-lakian mereka. (Andre Dotz)

(Visited 609 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *