Presiden Tugaskan K/L Terkait Bersama Berantas Narkoba

Sulutpos.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo berharap, semua pihak dan aparat yang terkait dengan upaya pemberantasan narkoba, dapat saling membantu dan bekerja sama.

“Semua kementerian/lembaga (K/L) menghilangkan ego sektoral, semuanya keroyok rame-rame,” kata Presiden saat ratas yang dilaksanakan di Kantor Presiden, Jakarta,  Rabu (24/02). K/L tersebut diantaranya adalah BNN, Polri, TNI, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah mencapai sekitar 5 juta jiwa, dan ditambah dengan kondisi geografis Indonesia yang terbuka dan jumlah penduduk yang besar. Ini membuka peluang sindikat narkoba internasional, dengan adanya ‘jalur-jalur tikus’ tersebut. Dengan tegas, Presiden juga menugaskan agar semua pihak tersebut dapat menutup celah penyelundupan narkoba, yang mungkin dapat masuk dari bandara maupun pelabuhan kecil.

“Tutup celah semua penyelundupan yang berkaitan dengan narkoba di pintu-pintu masuk, baik di pelabuhan maupun di bandara, maupun di pelabuhan-pelabuhan kecil yang ada di negara kita,” tegas Presiden, seperti dilansir melalui laman Sekretariat Kabinet.

Dari data DJBC, tahun 2014 terdapat total 216 kasus penegahan narkoba, dengan modus bervariasi via berbagai moda transportasi, yaitu penyembunyian di badan, kompartmen palsu, barang bawaan serta paket pos/kontainer. Sementara itu berdasarkan moda transportasi, yang perlu diperhatikan adalah peningkatan jumlah penyelundupan melalui laut, yang dinilai lebih sulit dideteksi.

Tahun 2013, ada 18 kasus penyelundupan narkoba lewat jalur laut, yang meningkat menjadi 28 kasus pada 2014. Di tahun 2015, angka ini naik menjadi 59 kasus, sementara untuk moda-moda trasnportasi lainnya malah mengalami penurunan. (as)

Sumber : Kemenkeu

(Visited 265 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *