Ribuan Botol Captikus Diamankan Polres Minahasa

Sulutpos.com, Tondano – Sedikitnya 2100 botol Miras (Minuman keras) berbentuk cap tikus di amankan satuan Polres Minahasa, pada Selasa (16/02/2016), siang tadi di desa Atep, kecamatan Langowan Selatan.

Sedikitnya 2100 botol Miras (Minuman keras) berbentuk cap tikus di amankan satuan Polres Minahasa, pada Selasa (16/02/2016), siang tadi di desa Atep, kecamatan Langowan Selatan.
Foto : Barang Bukti 2100 botol Miras (Minuman keras) berbentuk cap tikus di amankan satuan Polres Minahasa, pada Selasa (16/02/2016), siang tadi di desa Atep, kecamatan Langowan Selatan.

Penyitaan 53 gelon Miras ini di lakukan lewat Oprasi antik Samrat 2016 yang di mulai pada tanggal 5 Febuari lalu yang memang bertujuan menjaring pengedar dan penampung yang tidak memiliki ijin resmi.

Dengan di pimpin Kasat Narkoba AKP Frangky Ruru, di bantu 15 personil yang tergabung dari satuan buser, Intel, Reskrim Dan Narkoba, merekapun menyisir perkampungan perbatasan Minahasa Tenggara (Mitra).

Kerja keras pun menuai hasil yang spektakuler, di mana terjaring 8 warga yang kedapatan menampung Cap Tikus dalam jumlah yang besar namun tidak memiliki ijin. Mereka adalah SS gio alias sam (50) pemilik 26 gelon,fon (49)1 gelon ,RM alias Ro (20) 9,5 gelon,JT alis Jo (49),9 Gelon .FT fer (44) 90 liter AT alias didi (35) 2 gelon. KP alias mila (35) 1gelon. FT Fid. (27)15 botol.yang semuanya merupakan warga Atep.

AKP Frangki Ruru, kepada sejumlah wartawan mengatakan penyitaan Minuman keras dalam jumlah yang besar berhasi di lakukan berdasarkan informasi dari beberapa sumber,dan dari keterangan itu maka langsung di tindak lanjuti.

“Ada jnformasi yang kami dapati yang mana di desa Atep ada beberapa Oknum dengan sengaja menampung Captikus dari para petani,namun tidak memiliki ijin,,maka berdasarkan itu saya beserta teman-teman yang tergabung dalam Oprasi antik samrat ini langsung ke lokasi,,dan menyisir perkampungan,,akhirnya di dapati ribuan botol Miras yang siap untuk di pasarkan,,kamipun langsung menyita dan barang buktinya sudah di amankan di Mapolres Minahasa,” ungkap Ruru.

Dan ke delapan oknum inipun di kenai Pasal 32 ayat 1 Peraturan Daerah Sulawesi Utara tahun 2014 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol dan Pasal 6 Perda Kabupaten Minahasa no.31 tahun  2000 tentang Minuman Keras.dan merekapun akan di sidangkan pada (17/02) besok di Pengadilan Negeri Tondano.(Odywaseng)

(Visited 844 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *