Sering Terjadi Kelangkaan LPG 3 Kg, Pertamina Siapkan Pangkalan Siaga di Setiap Desa di Minsel

Sulutpos.com, Amurang – Masalah kelangkaan LPG 3Kg belakangan ini dipicu masalah kedisiplinan para penyalur. Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi yang dilakukan Pemkab Minsel melibatkan pihak Pertamina dan para agen Kamis 4 Februari diruang Asisten II Kantor Bupati Minsel.

Adeka Sangtraga
Adeka Sangtraga

Menurut Adeka Sangtraga selaku sales eksekutif Pertamina Sulutgo, bahwa yang menjadi penyebab kelangkaan belum lama ini yakni menyangkut penyaluran yang sering tidak sasaran. Seperti halnya jatah dari daerah A, justru dibawah ke daerah B. Memang tidak dipungkiri, ketika stok di pangkalan kosong, warga harus beralih ke warung yang harga jualnya itu mencapai Rp25 ribu.

” Perlu ditegaskan kembali, untuk ketersediaan stok di warung tidak dibenarkan. Tapi ini adalah ulah oknum penyalur yang seenaknya melepas tabung di warung-warung selain pangkalan,” Jelas Sangtraga.

Selain sanksi tegas yang disiapkan Pemkab maupun Pertamina terhadap para pendistribusi, kini telah disiapkan penambahan pangkalan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan LPG 3 Kg. Menurut Kabag Perekonomian Setdakab Minsel Adrian Sumuweng, pangkalan Siaga ini akan disiapkan bagi setiap desa dan kelurahan di Minsel.

Diketahui saat ini di Minsel terdapat 3 agen distributor LPG 3 Kg, yakni PT Fortuna Inti Gas, PT Moy Veronika, dan PT Berkat Jabes, yang memiliki sekitar 216 pangkalan binaan yang tersebar di 177 desa/kelurahan. (Andre Dotz)

(Visited 231 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *