Sosialisasi Ranperda Tentang Desa Dinilai Mengambang

Sulutpos.com, Amurang – Sosialisasi Ranperda tentang desa yang dilaksanakan pihak Pansus DPRD Minsel dinilai masih mengambang. Pasalnya agenda yang mempertemukan pihak Pemkab Minsel dan para hukum tua tersebut, justru masih terjadi adu argumen diantara anggota Pansus, (15/2/2016).

Ketua Pansus, Billy Regar (kiri) dan Ventje Mangindaan
Ketua Pansus, Billy Regar (kiri) dan Ventje Mangindaan

Menurut Ventje Mangindaan, salah satu Hukum Tua, bahwa sebenarnya agenda sosialisasi tersebut masih merupakan uji publik terhadap Ranperda tentang desa. Karena semestinya dalam sosialisasi draf ranperda tidak dipermasalahkan lagi diinternal Pansus.

Dikatakannya, mengenai beberapa masukan dari para hukum tua dalam agenda tersebut, menandakan jika dalam pembahasan sebelumnya belum sepenuhnya mengakomodir realita dilapangan maupun keinginan para hukum tua.

“Diharapkan jika nantinya Ranperda ini telah ditetapkan menjadi Perda, dapat disosialisasikan lebih lanjut kepada semua kalangan masyarakat,” kata Mangindaan.

Dibagian lain, Ketua Pansus Ranperda tentang desa, Billy Regar ketika dikonfirmasi mengungkapkan bahwa adanya perbedaan argumen tersebut bukan mengenai substansi Ranperda tersebut, melainkan hanya mis komunikasi draf yang ada.

“Pada dasarnya Regar menegaskan jika Ranperda tersebut telah dibahas secara matang, yang dilakukan  dengan waktu yang cukup lama,” tandas Regar.

Regar menjelaskan bahwa setelah melaporkan ke pimpinan DPRD, pihaknya akan kembali mengagendakan pertemuan bersama pihak eksekutif dalam hal ini BPMPD untuk finalisasi ranperda tersebut.

Diketahui Ranperda tentang desa ini terus dipacu, guna persiapan pemilihan hukum tua serentak di tahun 2016 ini. (Andre Dotz)

(Visited 217 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *