Sebuah Bom Diduga Peninggalan Perang Dunia II, Masih Tertanam Didasar Laut Boyong Pante

Sulutpos.com, Amurang – Warga Desa Boyong Pante, Kecamatan Sinonsayang, hingga kini dicemaskan dengan adanya sebuah bom didasar pantai desa mereka. Bom yang diduga peninggalan perang dunia kedua tersebut, ditemukan salah satu nelayan setempat tahun 2014 lalu, namun hingga kini belum diangkat.

Menurut Hukum Tua Desa Boyong Pante, Rafles Laoh, bahwa memang penemuan bom yang berukuran panjang sekitar 1,5 meter dengan diameter 40-50 centi meter tersebut ditemukan 2 tahun lalu, yang lokasinya berada sekitar 100 meter dari bibir pantai, dengan kedalaman sekitar 25-30 meter didasar laut, yang posisinya mengarah ke kampung.

Laoh mengatakan bahwa pihak kepolisian setempat sudah mengambil informasi dari warga pada Rabu 2 Februari terkait dengan penemuan bom tersebut.

“Diharapkan pengangkatan bom tersebut dapat dilakukan secepatnya, menyusul hal tersebut hingga kini menimbulkan ketidak nyamanan para nelayan maupun kecemasan warga yang beraktivitas di kampong tersebut,” tutur Laoh.

Kapolres Minsel, AKBP Benny Bawensel, ketika dihubungi mengatakan jika pihaknya dalam hal ini Polsek Sinonsayang telah mengecek langsung di lapangan. Dan telah diperintahkannya Polsek setempat menghubungi pihak Brimob Gegana untuk datang di lokasi tersebut. (Andre Dotz)

(Visited 486 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *