Pembebasan Gijzeling di Gorontalo

Sulutpos.com, Manado – Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Kanwil DJP Suluttenggomalut) dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gorontalo berhasil menagih Rp. 617.299.370,- utang pajak dari Penanggung Pajak di Gorontalo. Dengan pelunasan utang pajak ini, maka kedua Penanggung Pajak ini dibebaskan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya pada Kamis, 21 April 2016, Ditjen Pajak melakukan penyanderaan (gijzeling) terhadap 2 orang Penanggung Pajak dari PT UA dan CV U yang terdaftar di KPP Pratama Gorontalo berinisian SL (pria, 52 tahun) dan HR (pria, 44 tahun) berdasarkan Surat Izin Penyanderaan Menteri Keuangan Nomor SR-20/MK.03/2016 tanggal 28 januari 2016 dan SR-81/MK.03/2016. Kedua Penanggung Pajak ditipkan di Lapas Kelas IIB Boalemo, Gorontalo.

Pada Rabu tanggal 27 April 2016, Penyanderaan terhadap SL (pria, 52 tahun) dan HR (pria,44 tahun) berakhir, tepatnya pada hari ke-7 (tujuh) setelah utang pajak dan biaya penagihan pajak dilunasi serta bukti pembayaran disampaikan ke KPP Pratama Gorontalo. Pada hari itu juga Kepala KPP Pratama Gorontalo, Ahmad Tirto Nugroho menerbitkan Surat Pemberitahuan Pelepasan Penangung Pajak yang disandera Nomor SR-13/WPJ.16/KP.02/2016 dan SR-14/WPJ.16/KP.02/2016 untuk disampaikan ke pihak Lapas.

Kepala Kantor Wilayah DJP Suluttenggo dan Malut, Dionysius Lucas Hendrawan, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Gorontalo, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, BINDA Gorontalo serta Lapas Klas IIB Boalemo yang membantu pelaksanaan penyanderaan.

“Diharapkan Penyanderaan ini memberikan efek jerah bagi para penunggak pajak untuk segera melunasi utang pajak yang menjadi kewajibannya,” tutur Hendrawan.[Red]

(Visited 563 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *