Tuntut Kejelasan Gelar, Ratusan Mahasiswa IKM Demo Kantor Pusat UNIMA

Sulutpos.com, Tondano – Kantor Pusat Universitas Negeri Manado ( UNIMA) di Tondano pada senin (4/4), di datangi ratusan Mahasiswa Konsentrasi  Ilmu Kesehatan Masyarakat ( IKM), yang saat ini masih bernaung di bawa  Fakultas Ilmu Keolahragaan.

Kedatangan mereka bukan di karenakan rutinitas sebagai pelajar atau mahasiswa Perguruan Tinggi namun di sebabkan mau mengumandangkan isi hati yang di mana menuntut kejelasan nasib dan  gelar yang nantinya akan di peroleh ketika di wisudah nanti pasalnya telah beredar, predikat yang akan di kontongi adalah sarjana Olah Raga.

Alasan yang sangat mendasar itupun di lontarkan sejumlah mahasiswa dengan harapan pihak Penanggung jawab, yakni UNIMA bisa menjelaskan dan pun dapat memberikan jalan keluar akan permasalahan itu, karena pengorbanan waktu juga material yang di berikan selama mereka melakukan perkuliahan dalam faklutas IKM ini sudah tidak dapat di hitung bahkan pihak orang Tua yang membiayai sering menanyakan kapan mereka akan di Wisuda, apalagi para Mahasiswa yang sudah memasuki semester 10 dan 12  sebenarnya sudah mendapatkan gelar S.KM, tersebut.

“Sudah dari bular april tahun yang lalu kami di janjikan bawa kejelasan Gelar bahkan penamatan di fakultas IKM akan kami dapatkan, namun sampai saat ini belum ada ke jelasan, apa kami harus menunggu lebih lama lagi padahal Orang Tua sering menanyakan kapan kami di Wisuda, dan yang lebih membuat kami bingung adalah aktifitas dan masa depan nanti  mau mencari pekerjaan tidak bisa, dan datang belajar di kampus nasibnya tidak jelas,”ujar salah satu mahasiswa.

Koordinator yang memimpin akan aksi demo ini megatakan langkah yang di ambil merupakan bentuk permohonan yang di mana memintah Pihak Rektor bisa memberikan kejelasan nasib mereka, di karenakan selama ini banyak mahasiswa IKM yang sudah di rugikan.

“Kami hanya mau ketika di wisuda nanti bisa mendapatkan Gelar S,KM bukan Sarjana Keolahragaan, karena alasan di mana selama ini mata perkuliahan yang di dapat cenderung ke sosialisasi kesehatan dan Masayakat dan bukan materi Olah raga, dan dengan itu kami meminta pihak UNIMA khususnya Rektor yang merupakan Pemimpin Universitas ini bisa merealisasikan permintaan kami, apalagi dalam masa mendatang sudah ada Rektor yang baru bisa ada kemungkinan nasib kami akan semakin tidak jelas, ” ujar Vandy.

Karena teriakan dari ratusan Mahasiswa Rektor UNIMA Prof DR Philoteus EA Tuerah MSi, DEA akhirnya turun dan mendatangi akan rumunan mereka ini yang sebenarnya dirinya engan untuk bertemu dan hanya mau menyampaikan kebijakan Pimpinan lewat perwakilan yang di percayakan.

Saat berada di depan Mahasiswa Tuerah mendegarkan berbagai pengeluhan yang di ungkapkan Beberapa Mahasiswa yang dengan berkaca – kaca memohon agar mereka di berikan kejelasan, namun di sayangkan jawaban yang di berikan san Rektorpun masih sekedar janji dan bukan kepastian.

“Hingga saat ini status Konsentrasi IKM di Fakultas UNIMA masih sementara berproses di kemenristek-Dikti RI, dan saya suda menyuruh Pembantu Rektor Satu untuk dapat mengawal akan hal ini besok, serta berupaya memperjuangkan sehingga ini bisa di dapati khusunya gelar yang nanti di berikan, ” ujar Tuerah.

Lebih lanjut Rektor mengatakan Pihaknya akan berusaha, dan kalaupun belum ada realisasinya maka akan di upayakan seluruh mahasiswa konsentrasi IKM di transfer ke Universitas lain yang berdekatan yang punya jurusan ini agar sudah dapat di Wisuda, dan memintah jika pihak Kemenristek Dikti bisa menutup jurusan IKM di UNIMA apabilah tidak ada kejelasan, tuturnya sambil meminta mahasiswa untuk dapat menunggu lagi.( Noldy)

(Visited 984 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *