Kembali Raih WDP, Rotasi Pejabat dan Peningkatan Pengawasan Harus Dilakukan Paruntu-Wongkar

Sulutpos.com, Amurang – Kembali mengantongi predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), harus menjadi perhatian serius pasangan Bupati Minahasa Selaan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu,SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar,SH dalam menempatkan pejabat pada posisi strategis menyangkut pengelolaan keuangan maupun aset daerah.

Menurut Anggota DPRD Minsel Drs Robby Sangkoy, bahwa opini WDP yang sudah ketiga kalinya diterima Kabupaten Minsel, menandakan kurang maksimalnya kinerja beberapa pejabat strategis seperti Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), maupun Sekretaris Daerah yang harus dimintai pertanggung jawaban.

“Karena disesalkan, justru beberapa daerah sekitar justru memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” kata Sangkoy.

Dibagian lain, mantan anggota DPRD Minsel Karel Lakoy mengungkapkan, bahwa apa yang diperoleh saat ini tetap harus disyukuri karena Minsel mampu mempertahankan WDP. Kendati harus ada introspeksi diri kenapa masih meraih predikat WDP, “Soal siapa yang salah dan bertanggung jawab sudah, sehingga tidak ada lagi yang mencari kambing hitam untuk cari aman dari persoalan ini,” katanya.

Sementara itu, wakil Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar,SH mengakui kegagalan meraih opini WTP lebih disebabkan persoalan aset yang merupakan peninggalan tahun-tahun sebelumnya, “Termasuk masalah kepatuhan juga mempengaruhi opini BPK, karena semua rekomendasi yang dikeluarkan harus dipenuhi,” ujar Wongkar.

Wongkar menegaskan bahwa pada prinsipnya apa yang menjadi rekomendasi dari BPK akan ditindaklanjuti Pemkab Minsel. Untuk itu kedepan pengawasan akan lebih dimaksimalkan lagi demi memperoleh predikat WTP. (Andre Dotz)

(Visited 338 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *