Tim Patola Polres Minsel Sajikan Aksi Heroik, Tembakan Peringatan Warnai Penggerebekan Kampung

Sulutpos.com, Amurang – Perkelahian antar kelompok terjadi di Desa Basaan Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara. Dalam peristiwa ini sebanyak 3 (tiga) orang mengalami luka berat dan 5 (lima) rumah warga menjadi korban pembakaran. Kericuhan ini dipicu oleh aksi provokasi salah satu warga yang merupakan residivis beberapa kasus berat.

SimulasiPolres Minahasa Selatan (Minsel) segera bertindak cepat dengan mengerahkan ratusan personilnya untuk melaksanakan pengamanan serta penegakan hukum di desa tersebut. Aksi perlawanan diiringi suara ledakan tembakan senjata dari petugas tak terhindarkan.

Dengan mengandalkan Tim Khusus Patola, tak berselang lama tersangka bersama kelompok yang membuat kericuhan berhasil ditangkap.

Kejadian tersebut disajikan dalam kegiatan Simulasi Pengepungan, penggeberekan dan penggeledahan kampung yang diperagakakan oleh personil jajaran Polres Minsel, di Halaman Markas Komando Polres Minsel pada Selasa, (14/6).

Aksi heroik dari Tim Patola dalam penggebrekan ini menjadi objek tontonan masyarakat yang berada di seputaran Polres Minsel sehingga mengakibatkan ruas Jalan Trans Sulawesi depan Polres Minsel sempat mengalami kemacetan.

Simulasi.Pengepungan, penggeberekan dan penggeledahan kampung adalah salah satu item kegiatan yang dilombakan oleh seluruh Polres di jajaran Polda Sulawesi Utara (Sulut), dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-70 pada tanggal 1 Juli nanti.

Ketua Tim Penilai dari Polda Sulut yakni Kompol Alex Adam, tampak sangat puas menyaksikan adegan per adegan yang diperagakan oleh personil Polres Minsel. Adam menilai peragaan yang disajikan sangat menarik dan tampak seperti dalam situasi nyata, karena segenap personil yang terlibat menunjukan keseriusan, sehingga aksi ini dapat berlangsung baik dan pasti akan memiliki hasil yang memuaskan.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SIK,SH,MSi melalui Kabag Ops Kompol Achmad Sutrisno,SE menyatakan terima kasih kepada seluruh personil yang sudah terlibat dalam peragaan ini dan berharap hasil yang terbaik akan digapai oleh Polres Minsel.

“Pada kegiatan ini kami sudah berusaha menampilkan yang terbaik dalam adegan ini berdasarkan SOP (Standar Operasional Prosedur), yang kemudian dikembangkan menjadi skenario penyelenggaraan pengepungan, penggeberekan dan penggeledahan kampung. Untuk hasilnya diserahkan kepada Tim Penilai,” tutur Sutrisno. (Andre Dotz)

(Visited 1.293 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *