Proyek Air Bersih Tak Jalan, Warga Tokin Terpaksa Manfaatkan Air Hujan

Sulutpos.com, Amurang – Ketersediaan air bersih menjadi salah satu permasalahan utama bagi warga Tokin Raya. Betapa tidak, proyek air bersih yang dibangun beberapa tahun lalu tidak jalan hingga kini tidak berfungsi, sehingga sejumlah warga terpaksa memanfaatkan sumur air bahkan air hujan untuk keperluan air setiap hari.

Sartje Laluyan warga Tokin Baru mengungkapkan bahwa mereka sulit mendapatkan air bersih.

“Dengan kesulitan mendapatkan air bersih ini, banyak warga terpaksa harus memanfaatkan air hujan untuk mencuci dan memasak, kecuali memang ada sebagian warga yang mempunyai sumur air,” ujar Laluyan.

Hal yang sama dikatakan Hendrik Kumolontang warga Tokin. Menurutnya, memang beberapa waktu lalu sudah masuk proyek air bersih melalui melalui pembuatan bak, saluran, hingga tong air disetiap jaga, namun hingga kini saluran air tersebut mubasir karena tidak dialiri air.

“Bahkan dengan kondisi tidak berfungsinya saluran air ini, justru ada tong air yang sudah hilang. Sebagai masyarakat di Tokin raya, kami membutuhkan perhatian pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih ini,” ungkap Kumolontang.

Terpisah Kumtua Tokin Adry Kalangi ketika dikonfirmasi mengakui kondisi sulitnya ketersediaan air bersih di desanya.

“Memang sebelumnya telah diadakan proyek air bersih dari Pemprov Sulut, namun itu tidak berjalan sebagaimana diharapkan. Kami selaku pemerintah desa tetap mengupayakan agar persoalan ini segera teratasi,” tutur Kalangi.

Menurut informasi, proyek air bersih sudah pernah dilaksanakan di desa Tokin melalui anggaran pemerintah provinsi, bahkan proyek tersebut menelan anggaran hampir 7 miliyar rupiah, mulai dari pembuatan bak, hingga saluran air. (Andre Dotz)

(Visited 449 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *