Aksi Nekat Sejumlah Warga Wengkol Dan Kendis, Sebabkan Reva Kena Peluruh Nyasar Polres Minahasa

Sulutpos.com, Tondano – Sifat Nekat, mungkin itu yang patut di sandangkan ke beberapa pemuda warga kelurahan Wengkol  dan Kendis kecamatan Tondano yang menyebabkan terjadinya salah tembak oleh satuan sabarah polres Minahasa pada minggu (16/10) subuh.

Kejadian yang bermula dari operasi rutin Cipta kondisi oleh satuan sabara ke tempat yang di anggap rawan ini karena sering terjadinya perkelahian antar kelompok pemuda di kelurahan itu, dan saat melintasi perbatasan kelurahan wengkol dan Kendis, terlihat sekita 15 orang yang sudah dalam keadaan mabuk dan nongkrong di area perampatan tersebut, melihat situasi itu anggota sabara berniat menghampiri dengan tujuan membubarkan kerumunan tersebut sembari meminta untuk bisa balik ke rumah mereka masing – masing namun belum sempat berada di area mereka, para warga ini sudah melarikan diri.

” Saat anggota Rayon mendekati mereka, sontak sebagian kelompok langsung lari ke arah wengkol dengan membawa senjata tajam, tidak menunggu lama terdengar bunyi tiang listrik yang di pukul dengan bahan keras oleh kelompok tersebut dan massa terprovokasi langsung menyerang anggota dengan cara melempar dengan batu,” ujar Kasubag Humas Polres Minahasa Hilman Rohindi saat di wawancarai wartawan.

Lebih lanjut di katakanya, melihat situasi yang kian memanas, dan adanya warga yang sudah bertindak anarkis, apalagi dengan sudah  adanya korban salah satu anggota yang terkena lemparan batu, petugas inipun mengambil sikap membuang tiga kali tembakan peringatan ke arah atas.

” Sala satu anggota Sabhara Bripda Grey Timontiling anggota Polres minahasa yang sedang patroli terkena lemparan batu dibagian dada kanan dan dua unit kendaraan motor patroli terkena lemparan batu yang mengakibatkan motor tergores dan penyok, Merasa terancam dengan dihujani batu dan terdesak, walaupun Pada saat itu salah satu anggota melakukan penembakan peringatan sebanyak 3 kali ke arah atas namun bukannya takut atau melarikan diri, malah sekelompok massa lebih anarkis berteriak dengan kata-kata ancaman ” Torang Bunuh samua pa dorang, torang Bunuh pa ngana, torang kase Ancor tu motor “Ujar Rohindi sembari menirukan teriakan masa kala itu.

Melihat situasi yang sudah sangat memanas serta tindakan anarkis masa, anggota rayon Sabhara langsung menghubungi mako Polres minahasa untuk mendapatkan meminta bantuan dan saat itu juga anggota SPKT yang sedang piket langsung turun di TKP untuk membantu meredam.

Namun dalam insiden inipun sebutir peluruh karet milik anggota polres minahasa nyasar dan mengenai paha sebelah kanan Reva Rangka (47) wanita asal kelurahan wengkol lingkungan 1.

Setelah mendapat laporan Kapolres Minahasa AKBP Syamsulbair SIK langsung turun di TKP untuk meredam situasi.

“Pelaku pelemparan dan perusakan akan di tindak tegas dan untuk anggota yang melakukan penembakan sementara dalam proses apakah sudah sesuai dengan prosedur dalam hal penembakan,” Jelas Kapolres.

Dikatakannya pula, Polres minahasa sudah memberikan santunan kepada korban tembak untuk biaya pengobatan Sementara pelaku pelemparan dan pengrusakan suda di kantongi nama-namanya oleh Polres minahasa.

Kapolres juga menghimbau kepada warga untuk tidak terprovokasi dengan adanya masalah ini dan menyerahkan sepenuhnya permasalahan  kepada pihak kepolisian.( Ody)

(Visited 579 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *