Dialog Kebangsaan Sukses Digelar DPD GAMKI Sulut

Harmoni sosial – politik kebangsaan menyongsong tahapan Pilkada  2017 – 2018 jadi topik seru Dialog Terbuka Peringati Sumpah Pemuda 2016
(Foto cover : Suasana Dialog di ruang rapat KPU Minahasa, jumat 28/10)

Sulutpos.com, Tondano – Tokoh Muda Sulut dari berbagai elemen hari Ini Jumat ( 28/10) duduk bersama dalam satu dialog Kebangsaan yang di gelar Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sulut, DPD GAMKI Minahasa, Gerakan Minahasa Muda, yang bekerja Sama dengan KPU Kabupaten Minahasa, Pers Minahasa ( PersMin), KNPI Sulut, BPC GMKI Tondano, dan Gema Minahasa Yang bertempat di Ruang Rapat KPU Minahasa, pukul 14.00 sampai 19.00 tadi.

Kegiatan dalam memperingati hari Sumpah Pemuda (28-10-1928) serta hari Ulang Tahun ke-8 Gerakan Minahasa Muda (GMM) GMIM (28-10-2008) ini bertajuk, harmoni sosial-politik kebangsaan menyongsong tahapan Pilkada Minahasa 2017-2018.

Dengan menghadirkan pemateri yang adalah tokoh pemuda yakni  bung Jackson Kumaat, SE, SH/ Ketua DPD KNPI Sulut/ Wakil Ketua DPD GAMKI Sulut, Yessy Momongan, STh M.Si  Ketua KPU Sulut/ Wakil Ketua MPO GAMKI Sulut bung Herwyn Malonda, SH, MPd/ Ketua Bawaslu Sulut, Dandim 1302 Minahasa diwakili Pasi Intel Kapten Inf Gabril Saleh, Kapolres Minahasa diwakili Kasat Intel Iptu Jose Trisko, Kepala Kejaksaan Negeri Tondano diwakili Nurman Arhmadi SH, Cessylia Saroinsong / Pemred Manado Post, Meidy Y. Tinangon, S.Si., M.Si Ketua KPU Kabupaten Minahasa/ Ketua DPD GAMKI Sulut/ Ketua DP-GMM , ini membahas hal hal yang berkaitan tentang keberadaan dan perkembangan generasi Muda, juga peran pemuda dalam menghadapi pemilukada tahun 2017 -2018 mendatang .

Dalam Dialog ini di bahas bersama tentang Pilkada dan spirit Kebangsaan Sumpah Pemuda, Pilkada: Spririt Kebangsaan versus politik aliran, Potensi konflik tahapan Pilkada, Pengalaman Pilkada serentak 2015, Pengawasan partisipatif, Sengketa Pilkada dan potensi konflik, Identifikasi dini potensi ancaman radikalisme dan disharmoni dalam momentum politik, Potensi konflik Pilkada dan proyeksi pengamanan Pilkada Minahasa, Politik dan kesadaran hukum serta penegakan hukum dalam mewujudkan harmoni sosial politik, Peran Pers dalam membangun harmoni di tengah rivalitas politik, Pendekatan kultural mewujudkan harmoni sosial di tengah rivalitas politik, Pilkada dan kohesivitas sosial potensi kerawanan dan tawaran rencana aksi bersama.

Dan dari inipun bermunculanlah sebuah komitmen bersama dari berbagai elemen seperti Forkopimda Minahasa menjelaskan tentang fungsi kontrol dari segi hukum, baik untuk pengamanan ataupun proses hukum jika terjadi pelanggaran dalam proses Pilkada.
Beberapa budayawan yang hadir juga menanggapi soal pengelompokan dalam proses Pilkada yaitu kelompok sosial dan kelompok politik yang perlu bersinergi sehingga tercipta harmonisasi yang baik.
Serta ormas Makatana Minahasa yang kebanyakan adalah pemuda, menyatakan kesiapan diri untuk berperan mengamankan Pilkada, berdasarkan pengalaman mereka juga dalam mendamaikan jika terjadi konflik antar kelompok masyarakat.

Di akhir diskusi Ketua DPD GAMKI Sulut Meidy Y Tinangon SSi MSi didampingi Sekretaris Billy Kawuwung SPd mengungkapkan, rasa bangga dan berterima kasih kepada semua tamu, panitia maupun pembicara atas suksesnya kegiatan dialog ini.
“Terima kasih semua pihak yang sudah membantu, mulai dari pembicara, Ormas dan pemuda, pihak pemerintah, kepolisian, TNI dan rekan-rekan media beserta tamu, undangan,” karena menurutnya kegiatan ini tidak bisa berlangsung tanpa bantuan dan dukungan semua pihak sambil berharap dengan adanya kegiatan ini akan menjadi tolak ukur dalam menyongsong Pilkada Minahasa nanti.

Turut hadir dalam Acara dialog tersebut, Komisioner KPU Kabupaten Minahasa, Dicky Paseki SH, MH, Dra Wiesye Wilar MSi, Kristoforus Ngantung SFils, Lord CH Malonda SPd, DR Meidy Malonda selaku Sekretaris KPU Minahasa.( Ody)

 

(Visited 365 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *