Gara – Gara Sound Sistem Ayah Dan Anak Babak Belur Di Hajar Tiga Pemuda

Sulutpos.com, Tondano – Tindakan Penganiayaan kini terjadi lagi di wilayah Hukum Polres Minahasa, kali ini Jemmy Wulur, beserta anaknya Arol Wulur warga Kelurahan Katingolan Kecamatan Tondano Timur ini mendapat penganiayaan yang cukup serius oleh tiga pemuda pada senin (17/10) subuh.

Penganiayaan yang terjadi dalam acara Nikah dirumah wanita Boncu Mambu keluarahan Katingolan lingkungan 1 sekitar jam 04.00 ini berawal dari hendak di matikanya sound sistem oleh korban Jemmy Wulur, namun hal tersebut ternyata tidak senangi oleh tersangka Neo, beserta teman – teman yang di mana saat itupun langsung menghajar korban.

Melihat ayahnya di keroyok, Arolpun berniat datang membantu, namun niat tersebut di halangi loho, nio dan turu, yang langsungpun menganiayanya.

Dengan kejadian itupun Korban beserta anaknya langsung mendatangi Mapolres Minahasa untuk mengadukan kasus penganiayaan yang di alami keduanya.

Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK lewat Kasat Reskrim AKP Edy Kusniadi membenarkan akan pengaduhan penganiayaan itu.

” Korban Penganiayaan dengan Nomor LP /2780/X/2016/Resmin, tgl 17 Oktober 2016 telah kami tindak lanjuti, yang di mana telah terjadi dugaan penganiayaan oleh tiga pemuda kepada Jemmy Wulur, serta anaknya Arol wulur dalam acara pernikahan di rumah seorang perempuan atas nama Boncu Mambu, dan dengan berpedoman laporan tersebut kamipun langsung mengamankan tiga tersangka yakni, JM alis Nio (23) warga kelurahan wawalintouwan, E M alias loho, (28) kelurahan Katinggolan lingkungan 1, dan M T alias Turu, umur (21) warga kelurahan Katinggolan lingkungan 1, dan kini langsung di giring ke mapolres minahasa guna penyidikan lebih lanjut.,” ujar kasat

Akibat perbuatan ketiga pelaku ini, korban jemmy arol mengalami luka pada rusuk kiri sedangkan anaknya Arol mengalami luka bagian kepala dan wajah.( Ody)

(Visited 583 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *