HUT Kota Bitung Diwarnai ” Insiden” Mengejutkan di DPRD Bitung

SulutPos.com, Bitung – Dibalik suasana bahagia memperingati HUT Kota Bitung Ke – 26 terjadi insiden (peristiwa,red-) mengejutkan para wakil rakyat di DPRD Kota Bitung.

Pasalnya, salah satu legislator DPRD Bitung dari Partai Amanat Nasional, Ahmad Syafrudin Ila marah dengan sikap dan kinerja sekretariat DPRD akibat makanan yang diberikan, notabene dilarang oleh agama yang dianutnya.

” Saya tidak menyangka, kok bisa dikasih makanan yang lauknya daging yang dilarang oleh agama saya. Sikap dan kinerja sekretariat DPRD Bitung harus dipertanyakan ? ” berang Aco sapaan akrabnya, saat ditemui di depan Sekretariat DPRD Bitung, Senin (10/10/2016).

Aco pun mengungkapkan dirinya pada saat itu tidak memperhatikan makanan tersebut karena sedang menelfon. Betapa kagetnya dia ketika melihat makanan tersebut yang sudah Ia cicipi, seketika itu dirinya langsung memanggil staf dan menanyakan hal tersebut kenapa bisa terjadi.

” Saya sangat kecewa atas kejadian ini, seharusnya sekretariat dewan (sektwan) harus menyediakan makanan yang bersifat nasional, berhubung para wakil rakyat berbeda suku dan agama. Mari kita saling menghargai, semoga kejadian ini tidak terulang lagi ” tandas Ketua Komisi B seraya menegaskan kejadian tersebut tak ada unsur lain, melainkan murni kelalaian pihak Sekretariat DPRD Bitung.

Atas kejadian tersebut, Sekretaris DPRD Bitung, Yoke Senduk bersama para legislator dalam konfrensi pers meminta maaf kepada Syarifudin Illa dan dirinya (Yoke,red-) berjanji akan memberikan sanksi terhadap oknum ASN yang lalai dalam melaksanakan tugas.

” Saya atas nama lembaga yang terhormat, pimpinan dan anggota meminta maaf yang sebesar – besarnya kepada umat muslim terlebih khusus pak Syafrudin Ila yang telah mengalami hal kurang terpuji dari staf kami, dan untuk oknum tersebut kami akan tindaklanjuti dengan pemberian punishment mengikuti mekanisme yang ada ” ucap Senduk.

Ia menegaskan peristiwa tersebut terjadi bukan karena unsur kesengajaan, melainkan faktor ketelitian sehingga dalam penyajian konsumsi salah sasaran.

” Sama sekali tidak ada unsur kesengajaan, kita sudah sekian tahun melakukan pelayanan kepada anggota dewan tidak mungkin akan terjadi demikian. Ingat, Antara Sekretariat dan anggota DPRD bagian yang tak terpisahkan dalam segala hal, termasuk unsur pelayanan. Kita satu rumah, hanya membedakan status dewan dan pegawai ” tegasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa sikap lembaga DPRD bersepakat ketika ada rapat paripurna ataupun rapat alat kelengkapan dewan, terkait dengan penyajian konsumsi harus bersifat nasional.

Selain Ahmad Syafrudin Ila dan Yoke Senduk, pelaksanaan konfrensi pers juga dihadiri Ketua DPRD Bitung, Laurensius Supit dan sejumlah anggota DPRD Bitung antara lain Ronny Boham, Erwin Wurangian, Faizal Dzulkarnaen, Boy Gumolung, Tonny Yunus, Habriyanto Achmad, Syam Panai dan para kabag di Sekretariat DPRD Bitung.(ray)

(Visited 1.502 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *