Kejari Isyaratkan Penyidikan Kasus di Disnaker Bitung Belum Selesai !!

SulutPos.com, Bitung – Penyidikan kasus dugaan korupsi mengenai bantuan dana dari APBN untuk kegiatan Program Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Tahun 2015 dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI sebesar Rp. 1.271.336.000 yang ditangani pihak penyidik Pidana Khusus Kejari Bitung tak berhenti pada Kepala Disnakertrans Kota Bitung, FRB alias Ferry yang telah ditahan pihak penyidik, Selasa (11/10/2016).

Diperkirakan tersangka dalam kasus ini akan bertambah dengan adanya tersangka baru.

Kasi Pidsus Kejari Bitung, Rudolf TP. Simanjuntak SH ketika dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya hanya menetapkan satu tersangka yakni FRB alias Ferry yang sudah mereka tahan.

“Kita tetap mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah,”ucap Simanjuntak.

Hingga kini pihaknya masih mendalami siapa – siapa yang terlibat pada dugaan korupsi berbandrol 1,2 Miliar.

“Yang pasti kasus ini akan terus dikembangkan. Semua yang terlibat pada kasus ini akan dipanggil dan dimintai keterangan. Kalau memang terbukti, akan ditetapkan jadi tersangka,” singkatnya.

Lebih lanjut Simanjuntak, menyatakan kalau dalam penanganan tindak pidana korupsi, siapa saja yang pihak yang telah mencukupi alat bukti, harus bertanggung jawab.

“Jadi, tidak ada istilah tebang pilih dalam penanganan tindak pidana korupsi. Kalau diduga bersalah, akan kita proses,” tutup Simanjuntak.

Diberitakan pada tahun 2015, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bitung mendapat bantuan dana APBN Tugas Pembantuan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI untuk kegiatan Program Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Tahun 2015 sebesar Rp. 1.271.336.000 yang terbagi dalam 2 (dua) kegiatan.

Kegiatan tersebut meliputi kegiatan Padat Karya Infrastruktur sebesar Rp. 725.436.000 dan kegiatan Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Tenaga Kerja Mandiri untuk Penciptaan Wirausaha Baru sebesar Rp. 486.400.000,-. (ray)

(Visited 554 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *