Selamat Jalan Birokrat Handal Drs Ben Watung

Sulutpos.com, Amurang – Berpulangnya Drs Ben Watung,MSi ke pangkuan Bapa di Surga, menyisahkan duka mendalam bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), terlebih bagi kalangan pejabat dan staf dijajaran Pemkab dan DPRD Minsel. Betapa tidak, almarhum semasa hidup dikenal sebagai putra terbaik Minsel yang sangat berpengalaman dibidang birokrasi, juga sangat loyal terhadap atasan dan mempunyai integritas yang kuat, bahkan dekat dan ramah terhadap rekan se profesi, mitra kerja, maupun masyarakat di Minahasa Selatan.

Meski sempat mendapat perawatan di RS Bethesda Tomohon akibat penyakit yang dideritanya, namun akhirnya Pak Ben sapaan akrab birokrat handal ini menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu 19/10 subuh. Mendapat kabar tersebut, saudara, sahabat dan handai taulan, termasuk beberapa rekan kerja baik di Pemkab maupun di Sekretariat DPRD Minsel langsung melayat di rumah duka di Desa Rumoong Atas Tareran.

Ibadah pelepasan jenasah Almarhum Drs Ben Watung di Kantor DPRD Minsel
Ibadah pelepasan jenasah Almarhum Drs Ben Watung di Kantor DPRD Minsel

Tak cukup disitu, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, dilaksanakan upacara persemayaman atau pelepasan pada Kamis 20/10. Seperti halnya di Kantor DPRD Minsel yang dihadiri Ketua Jenny Johana Tumbuan,SE dan pimpinan serta beberapa Anggota DPRD Minsel serta staf yang ada. Kemudian dilanjutkan di Aula Waleta Kantor Bupati Minsel yang dihadiri langsung Bupati Christiany Euginia Paruntu,SE, Wakil Bupati Franky Wongkar,SH, dan Sekda Drs Danny Rindengan serta jajaran Pemkab Minsel, dan juga unsur FORKOPIMDA.

Jajaran Pemkab Minsel dipimpin Bupati Christiany Euginia Paruntu,SE membawakan puji-pujian dalam upacara pelepasan almarhun Dra Ben Watung, yang dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati
Jajaran Pemkab Minsel dipimpin Bupati Christiany Euginia Paruntu,SE membawakan puji-pujian dalam upacara pelepasan almarhun Dra Ben Watung, yang dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati

Dalam sambutannya, Bupati Tetty Paruntu menyatakan ucapan duka cita mendalam atas kepergian orang kepercayaannya sebagai Asisten I Pemkab Minsel. Sebagai pimpinan, Paruntu merasa sangat kehilangan sosok pejabat yang pintar, genius, blak-blakan dan apa adanya. Mewakili pemerintah dan masyarakat Minsel, Paruntu mengucapkan terima kasih atas peran dan jasa almarhum selama hidup, yang telah memberi peran nyata dalam kemajuan Minahasa Selatan. Kiranya keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan dan penghiburan yang sejati dari Tuhan Yesus Kristus.

Sementara itu, Kapolres Minsel usai mengikuti upacara persemayaman jenasah di Aula Waleta tersebut, tampak tak bisa menyembunyikan kesedihan akibat rasa kehilangan atas berpulangnya Almarhum Ben Watung.

“Almarhum adalah teman baik saya, mitra kerja, serta salah satu Tokoh Penasehat yang sering memberikan saran dan masukan terhadap penyelenggaraan operasional Polres Minsel. Almarhum adalah sosok Pejabat yang sederhana, santun namun tegas, disiplin, berwibawa dan memiliki etos kerja yang tinggi. Segenap jajaran Polres Minahasa Selatan menyatakan sangat kehilangan dan Turut Berdukacita,” ungkap Kapolres Minsel.

Adapun ibadah pemakaman dilaksanakan Jumat 21/10 siang dirumah duka Keluarga Watung-Wawolangi di Desa Rumoong Atas Kecamatan Tareran.

Seperti diketahui, almarhum Ben Watung semasa hidupnya dikenal sebagai seorang konseptor yang visioner serta birokrat handal. Sekilas riwayat hidupnya, almarhum pernah menjadi Camat Tareran, Kepala Bagian Pemerintahan Desa, Sekretaris DPRD Minsel, dan terakhir menjabat sebagai Asisten I Pemkab Minsel. Almarhum meninggalkan istri Silvia Wawolangi dan seorang putra David Watung.

Selamat jalan Pak Ben Watung, sampai jumpa di Yerusalem baru…

(Andre Dotz)

(Visited 686 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *