Disambut Bupati JWS, Menteri ESDM Ignasius Johan Tinjau PLTP Tompaso

( Foto cover : Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow MSi, saat menemani Menteri ESDM Ignasius Johan dan Gubernur OD di PLTP Tompaso)

Sulutpos.com, Tompaso – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi menyambut kunjungan kerja Menteri Energi Sumber Daya Mineral RI Ignasius Jonan yang meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Unit 5 dan 6 milik PGE Area Tompaso pada Sabtu (26/11) di Desa Talikuran Kecamatan Tompaso Barat.

Menteri Ignasius Jonan yang didampingi oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Kapolda Irjen Wilmar Marpaung, Dirut PT Pertamina Geothermal Energy Irfan Zainuddin, Direktur Hulu PT Pertamina Syamsu Alam, Manajer Area PT PGE Area Lahendong, Salvius Patangke, Asisten II Sekprov Sanny Parengkuan dan rombongan disambut langsung oleh Bupati JWS yang didampingi Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK, Kasat Pol PP Meidy Rengkuan SH MAP, Camat Tompaso Barat Engelbert Raintung SE dan melakukan peninjauan sumur dan jaringan PLTP yang tengah beroperasi.

Menteri mengapresiasi pengoperasian unit 5 dan 6 PGE di Tompaso ini karena praktis memberi konstribusi listrik di wilayah Suluttenggo.

Dikatakannya, untuk memenuhi kebutuhan listrik Nasional Presiden Jokowi mengharapkan panas bumi dapat memberi kontribusi sampai 1.300 MW, sekarang masih mencapai sekitar 500 MW lebih.

“Pembangunan Energi Listrik sangat diharapkan peran serta pihak Swasta maupun Asing karena dana APBN masih sangat terbatas. Namun ada tantangan yang muncul, yaitu panas bumi ini tidak ada yang bisa ngatur,” urai Menteri.

“Misalnya, kontrak di suatu daerah, kontrak dengan PLN 100 megawatt tapi setelah dieksploitasi kapasitasnya hanya 70 megawatt. Nah musti runding lagi dengan PLN. Ini masalahnya,” katanya.

Mengenai tarif, menurut Menteri sedang dibahas, mudah-mudahan sebulan lagi sudah jadi. Yang terpenting pembahasan feed in tarif listrik produksi PGE harus menguntungkan semua pihak. PGE sebagai pemasok, PLN penjual dan masyarakat sebagai konsumen.

“ Yang penting Itu fer untuk semua, untuk PLN juga fer, nanti PLN jual ke masyarakat harganya juga terjangkau,” tutup Menteri Jonan.

Sementara Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, mengharapkan, saat perusahan ini berjalan bisa juga membantu pendapatan yang ada di Kabupaten Minahasa terutama dalam bagi hasil.

” Jika perusahan ini jalan, di harapkan akan juga membantu pendapatan yang ada di kabupaten Minahasa, khususnya dalam bagi hasil, karena kantornya berada di Kota Tomohon sedangkan pusat perusahan berada di Minahasa, dan yang paling utama Pasokan Energi listrik yang ada di kabupaten Minahasa dapat terpenuhi,” ujar Bupati.( Ody)

(Visited 244 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *