Ini Ikrar Bersama Komponen Masyarakat Minahasa Dalam Nusantara Bersatu

( Foto cover : Penanda Tanganan Ikrar Nusantara Bersatu oleh Bupati Minahasa Forkopimda, Tokoh agama, dan Pemuda )

Sulutpos.com, Tondano – Nusantara Bersatu, Kalimat yang menuntun Warga Indonesia menjaga Keutuhan NKRI dan membawanya dalam satu kebersamaan serta menolak paham Terorisme dan Radikalisme ada di Indonesia.

Pagelaran Akbar yang di gagas Panglima TNI, dan Kapolri, serentak di gelar di indonesia pada rabu ( 30/11) ini mengambil tema , “INDONESIAKU, INDONESIAMU, INDONESIA KITA BERSAMA”.

Di Gedung Wale Ne Tou Sasaran Tondano pada Rabu (30/11) dengan di hadiri Unsur TNI lewat Kodim 1302 Minahasa, Polres Minahasa, Pemkab Minahasa, KNPI Minahasa, Tokoh Agama, LSM, Ormas, serta para pelajar, ikut bersama mengumbandangkanya dalam Orasi yang di bacakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Kapolres Minahasa AKPB Syamsubair SIK, MH, Komandan Kodim 1302 Minahasa Letkol CZI Andy Khusumah S,Sos, Tokoh agama, dan perutusan Pemuda oleh Nicky Sajow Selaku ketua KNPI di Minahasa.

Dalam Orasi ini terlihat keteguhan warga minahasa mempertahankam NKRI dari paham Terorisme dan Radikalisme, serta berharap rencana Demontrasi yang akan di laksanakan pada tanggal 2 Desember mendatang di jakarta menjadi Aksi Damai dan tidak berimbas pada pengrusakan dan kekacauan.

Dalam kebersamaan ini, tercetus satu ikrar yang di tanda tangani bersama yang bunyinya ;

Pemerintah Kabupaten minahasa bersama Forkopimda dan pemuka agama serta pemuda berhandengan tangan sesudah penanda tangan Ikrar
Pemerintah Kabupaten minahasa bersama Forkopimda dan pemuka agama serta pemuda berhandengan tangan sesudah penanda tangan Ikrar

1. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berketuhanan yang maha esa,yang menjunjung tinggi kebhinekaan dan kesetaraan semua komponen bangsa.
2. Saling menghargai perbedaan ajaran Agama dan keyakinan serta adat istiadat masing – masing untuk menciptakan suasana Damai dalam rangka menjaga kesatuan dan persatuan serta kedaulatan negara kesatuan negara republik indonesia.
3. Sanggup menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama berbangsa dan bermasyarakat di negara berdasarkan Pancasila dan UUD 45
4. Menolak segalah bentuk paham dan tindakan kekerasan darikalisme dan terorisme dengan mengatas namakan Agama yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat dan mengancam kedaulatan Indonesia.
5. Memeliharan dan mengembangkan Nilai – nilai luhur sebagai landasan Moral dan etika dalam membangun peradapan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di samping pernyataan ikrar bersama, Dalam kegiatan ini juga di lakukan Doa bersama yang di lakukan para pemuka agama yang ada di Minahasa.( Ody)

(Visited 221 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *