Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular Seksual (PMS) Bagi Anak Sekolah Se-Kota Tomohon

Foto Cover : Kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular Seksual (PMS) Bagi Anak Sekolah Se-Kota Tomohon, Rabu (16/11) yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) SMA Kr 1 Tomohon.


Sulutpos.com, Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Narkotika Kota Tomohon mengadakan Kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular Seksusal (PMS) Bagi Anak Sekolah Se-Kota Tomohon, Rabu (16/11) yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) SMA Kr 1 Tomohon.

Kepala Badan Narkotika Kota Tomohon AKBP Nicolas M Pangemanan dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi wawasan tentang jenis narkoba, pengaruh dari narkoba, alasan orang kecanduan narkoba dan solusi serta upaya penyembuhan narkoba terhadap para siswa-siswi SMP, SMA/SMK se Kota Tomohon.

Foto Cover Kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular Seksusal (PMS) Bagi Anak Sekolah Se-Kota Tomohon, Rabu (1611) yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) SMA Kr 1 Tomohon.
Kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular Seksusal (PMS) Bagi Anak Sekolah Se-Kota Tomohon, Rabu (1611) yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) SMA Kr 1 Tomohon.

“Diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak khususnya kepada siswa-siswi untuk tidak menggunakan narkoba juga agar para siswa-siswi akan lebih sadar dan lebih memahami akibat dari narkoba juga dapat mengetahui bagaimana cara mencegah dan menghindarkan diri dari bahaya narkoba, kiranya juga dapat dijadikan acuan didalam kehidupan sehari-hari, untuk menambah pengetahuan dan wawasan, mengenai bahaya yang dapat ditimbulkan akibat narkoba tersebut,” jelas Kaban BNK Tomohon.

Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dra Truusje Kaunang, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini mengatakan bahwa perlu diketahui letak geografis Kota Tomohon sangat strategis yang dikenal dengan Kota Bunga, Kota Religius dan Kota Pelajar dimana siswa dan mahasiswa datang dari berbagai daerah yang tinggal sementara di Kota Tomohon, lagipula Kota Tomohon memiliki jalur atau lintasan transportasi darat yang aksesnya menghubungkan ke kota-kota besar di Provinisi Sulawesi Utara, juga ke provinsi tetangga.

“Hal ini sangat berpotensi terjadinya transaksi atau peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang pada akhirnya akan menghancurkan moralitas kehidupan masyarakat pada umumnya lebih khusus para pemuda dan remaja,” kata Kaunang.

Mencermati permasalahan diatas, lanjutnya, maka sudah saatnya Pemerintah dan Masyarakat Kota Tomohon secara bersama-sama mengantisipasi secara dini segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba sehingga Kota Tomohon benar-benar bebas dari narkoba, hal ini demi untuk menyelamatkan bangsa dan Kota Tomohon pada khususnya.

“Dalam program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Pemkot Kota Tomohon lewat BNK Tomohon, telah melakukan upaya peningkatan ekstensifikasi dan intensifikasi komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) P4GN mulai dari kalangan usia dini sampai dewasa secara luas ke seluruh pelosok Kota Tomohon dalam bentuk intruksi atau himbauan kepada masyarakat, di lingkungan pendidikan sekolah maupun perguruan tinggi yang ada di Kota Tomohon, juga terbangun pula kesadaran, kepedulian dan kemandirian masyarakat dalam menjaga diri, keluarga, lingkungannya dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan secara swadaya” urai Asisten I.

Kaunang mengajak agar semua para pemuda-pemudi dan seluruh masyarakat Kota Tomohon, bersama-sama bersatu untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika, jangan kita beri ruang setitikpun terhadap masuknya praktek-praktek penyalahgunaan narkotika, agar terwujud sumber SDM di Kota Tomohon yang berdaya saing demi percepatan pembangunan di segala bidang.

“Kepada orang tua, saya menghimbau agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak kita baik disekolah, dirumah maupun diluar rumah serta diberbagai aktivitas, sehingga mereka tidak terperangkap atau menjadi pengedar serta pengguna narkoba dan kepada para pemuda dan remaja torang jauhi narkoba sekarang juga serta torang wujudkan Kota Tomohon Bebas Narkoba dengan mengangkat motto “Living a Healthy Without Drugs” atau “ Hidup Sehat Tanpa Narkoba,” tutup Kaunang.

Hadir dalam kegiatan ini selaku narasumber Kepala Bidang Rehabilitasi badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara dr reine Wowiling MARS dan Sekretaris Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon dr John Lumopa M Kes serta para siswa SMP, SMA/SMK se Kota Tomohon yang didampingi guru pendamping.(Maxi Rompas)

(Visited 446 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *