Minahasa Sukses Gelar Natal Nasional 2016, Ribuan Warga Sulut Antusias Ketemu Jokowi

( Foto cover : Presiden RI Ir Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam Acara Natal Nasional Di Gedung Wale Ne Tou Minahasa )

img_20161228_1139Sulutpos.com, Tondano – Kerinduan Warga Sulawesi Utara untuk bertatap Muka dengan Presiden Republik Indonesia akhirnya terpuaskan juga, walaupun konsekuensinya harus rela berdesak  – desakan serta menahan teriknya matahari, namun tantangan itu terobati ketika sang presiden menyempatkan diri turun dari mobil dan berjabatan tangan langsung dengan kerumunan Warga yang ada, dengan penjagaan ketat dari  PASPAMPRES.

img_8727Kehadiran Presiden RI di kabupaten Minahasa berkaitan dengan di laksanakanya Natal Nasioanal 2016, pada Selasa (27/12), dipusatkan di Gedung Wale Ne Tou Sasaran Tondano, serta peresmian Sejumlah Bangunan yang bernilai Ratusan Miliar Rupiah di antaranya PGE Geotermal Tompaso, juga Monumen Benteng Moraya Tondano, dan kedatangan petinggi Negara ini di sambut Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSI, beserta Wakil Bupati Ivan Sarundajang.

img_20161228_28489Kepada ribuan masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini, Sang Presiden menekankan akan semangat Bhineka Tunggal ika dapat terus dijaga dengan baik, serta selalu dirawat, karena didalamya mengadung makna yang mendalam guna mempererat persatuan serta menjaga perdamaian di tengah Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk umat kristen di indonesia yang mana patut bersyukur karena bisa merayakan Natal ditengah segala keberagaman, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika-lah yang memungkinkan segala keberagaman menjadi pemersatu perbedaan itu.

img_20161228_33524“Kita bersyukur bahwa kita merayakan Natal dalam keluarga besar bangsa Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam agama, bermacam-macam suku, bermacam-bermacam tradisi, dan bermacam-macam latar belakang politik namun tetap kita disatukan oleh semangat Bhinneka Tunggal Ika,” tutur Jokowi.

Disamping itu, Jokowi mengingatkan dengan adanya Natal 2016 ini umat kristen akan terus menghayati dan mengamalkan perdamaian sejati yang perwujudanya guna kemakmuran dan ke tentraman Bangsa, “Kita juga diajak kembali untuk menghayati nilai-nilai perdamaian yang sejati. Perdamaian dalam keluarga besar bangsa Indonesia. Perdamaian yang lahir apabila kita menghayati Pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Perdamaian sejati dan kecintaan pada bangsa itulah artikulasi nilai-nilai spiritualitas Natal. Kita semua dipanggil untuk mewujudkan iman lewat perbuatan yang nyata bagi sesama, negara, dan bangsa Indonesia,” terang Presiden.

img_20161228_55703Jokowipun mengingatkan, agar masyarakat jangan sekali kali melupakan Tuhan sebagai pencipta dan pemberi jalan terang dalam kehidupan, “Karena itu, sebagai warisan asli Nusantara, spirit Bhinneka Tunggal Ika harus selalu dijaga dan dirawat bersama-sama. Dan kita tidak boleh lupa pada Tuhan yang memberi jalan terang, dan kehidupan,” sambungnya.

“Karena Torang Samua Basudara”, marilah kita saling tolong menolong, saling bantu membantu, saling hormat menghormati, saling menghargai, saling melindungi, dan saling mengayomi di antara kita. Karena kita sebetulnya adalah saudara, saudara sebangsa dan saudara se-Tanah Air. Jangan lupakan itu,” lanjutnya.

Dan sebagai pemicu kesejahteraan bangsa Jokowi mengajak warga yang ada untuk terus bekerja dengan sekuat tenaga terlebih dalam menghadapi persaingan global, Kita harus menjadi bangsa pekerja keras, bangsa yang optimistis, dan bangsa pemenang. Jangan sampai energi kita habis untuk hal-hal yang tidak produktif, apalagi di tengah kompetisi global seperti sekarang ini, diperlukan sinergi dan tetap bergandeng tangan seluruh elemen bangsa. Menghadapi persaingan keras  itu dibutuhkan insan Indonesia yang mau bekerja keras, mandiri, berjiwa merdeka, jujur, adil, dan cinta sesama.

“Musuh kita sebenarnya adalah kemiskinan, ketimpangan antara kaya dan miskin, ketimpangan antar wilayah, dan juga korupsi. Itulah musuh kita sebenarnya,” tutur Jokowi, yang diakhiri dengan mengucapkan selamat Natal kepada seluruh umat Kristen di Indonesia, dan selamat menyongsong Tahun Baru 2017.

Sementara Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE, dalam sambutanya mengatakan sangat bersyukur saat Sulut Terlebih Minahasa menjadi Ruan Rumah Natal Nasional 2016, “71 tahun Indonesia merdeka, ini pertama kali Sulut jadi tuan rumah perayaan Natal Nasional, semoga ini akan menjadi berkat bagi warga Sulut , serta kehormatan yang begitu besar bagi warga Nyiur Melambai,’ ujar Olly.

img_20161228_41198img_20161228_44199

Dalam Ibadah menyambut Natal yang di Pimpin Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa Pdt DR HWB Sumakul Mteol , Serta  Pdt Hein Arina Mth ini,di meriahkan pula para artis Ibu Kota, Seperti Joi Tobing, Michael Idol, Juga artis lainya serta beberapa tumpukan padua Suara diantaranya Paduan Suara Gema Sangkakala, DAN Regensi Choir Pemkab Minahasa yang ada di Minahasa.

img_20161228_1196

img_20161228_15405Hadir dalam perayaan Natal Nasional ini, Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Ketua MPR EE Mangindaan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, ESDM Ignasius Jonan, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala BKPM Thomas Lembong, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan sejumlah duta besar negara sahabat, para Bupati/Walikota se-Sulawesi Utara. Para Tokoh agama, dan ribuan masyarakat baik dari Sulawesi Utara, maupun dari luar. ( Ody)

(Visited 520 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *