Peringati Hari Pangan Sedunia Ke 36, BKPK Minahasa Gelar Lomba Cipta Menu

(Foto cover : Sekda Jefry Korengkeng, SH, MSi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa DR Olga Sajow Singkoh M,Hum, beserta Salah Satu Kecamatan Peserta Lomba Cipta menu) 

Sulutpos.com, Tondano – Peringati Hari Ketahanan Pangan Sedunia ke-36 dan dirangkaian dengan Hari Jadi Minahasa ke-588, Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Minahasa bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Minahasa, pada jumat (09/12) mengelar lomba cipta menu beragam, bergisi, seimbang dan aman, bertempat di lapangan Tenni Indoor Sasaran Tondani.

Dengan bertemakan “Membangun Kedaulatan Pangan di Era Perubahan Iklim” kegiatan ini diikuti oleh 25 Kecamatan yang ada di Minahasa,

Kepala BKP Minahasa Ronny Suwarno SSos dalam laporan pelaksanaan kegiatan mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan oleh semua daerah dan hari ini khusus di Minahasa memperingati dengan mengadakan lomba cipta menu.

“Di provinsi Sulut kita mengirim perwakilan yaitu Kecamatan Kakas dan boleh meraih juara dua. Selanjutnya ada penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2016 juga yang boleh diraih Desa Kanonang Dua Kecamatan Kawangkoan. Hal ini tentu menjadi pendorong dalam kita mengoptimaliasikan pangan lokal di Minahasa kedepan nanti,” ujar Suwarno.

Lebih lanjut di karakanya, Pangan di Kabupaten Minahasa tahun ini lebih dari cukup atau berlebihan, dimana dalam standar nasional yakni 2400 kalori per hari malah mencapai 4330 kalori per hari,” Dengan adanya olahan pangan lokal ini diharap kita bisa menekan angka kebutuhan kalori yang berlebihan ini minimal menjadi standar yakni 2.400 kalori per hari tadi,” terangnya.

Sementara Sekda Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi saat membawakan sambutan mewakili Bupati Minahasa mengatakan, dengan tema nasional tahun ini yakni “Membangun Kedaulatan Pangan di Era Perubahan Iklim”, dimana tema ini bisa memacu kita dalam upaya membangun sistem pangan, menuju kemandirian pangan yang kuat.

“Cuaca yang tak menentu belakangan ini berdampak pada pola tanam dan produksi pertanian yang mengalami pasang surut. Untuk itu hal ini perlu kita sikapi dengan baik. Sistem pangan dan kemandirian pangan yang kuat dapat kita lakukan melalui optimalisasi sumber daya lokal sebagai pndasi utama dalam memperkuat kedaulatan bangsa dan negara di bidang pangan, terlebih di tanah Minahasa,” ujar Korengkeng sembari tak lupa memberikan apresiasi atas penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara kategori Pembina Ketahan Pangan tingkat Desa tahun 2016 yang telah diterima Desa Kanonang Dua.

Sementara, Ketua TP-PKK Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum mengapresiasi atas semua ide-ide para peserta lomba dalam menciptakan menu berbahan dasar pangan lokal non beras dan tepung yang beragam, bergizi, seimbang dan aman.

” Saya berharap, melalui lomba cipta menu pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman ini, kiranya dapat memberikan semangat kepada masyarakat, terutama ibu-ibu yang berperan sebagai penentu dan penyedia menu keluarga, serta memegang peranan penting terhadap kualitas konsumsi pangan keluarga, ” ujar Olga

“Kualitas konsumsi pangan dan gizi sangat menentukan kualitas sumberdaya manusia. Oleh karena itu, upaya untuk menyediakan pangan dalam jumlah beragam yang cukup, dengan kualitas yang layak dan tersedia sepanjang waktu, harus selalu menjadi perhatian kita bersama, baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri,” terangnya.

Di samping itupun Ibu Bupati ini mengharapkan agar bisa memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan lokal, “Saya mengajak kita semua untuk mengkonsumsi pangan lokal terutama pangan hasil pemanfaatan pekarangan rumah sendiri, karena selain mudah diperoleh dan bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga, kita juga bisa menabung lewat penghematan pengeluaran sehari-hari dan kualitasnya dijamin bebas dari residu pestisida sehingga aman untuk dikonsumsi,” pintanya.( Ody)

(Visited 110 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *