PMI Minsel Bantu Korban Longsor di Pinapalangkow

Foto Cover :  PMI Minsel didampingi Camat Suluun-Tareran Drs.Vecky Rondonuwu menyerahkan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor di Desa Pinapalangkow


Sulutpos.com, Amurang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) memberikan bantuan kepada korban longsor di Desa Pinapalangkow, Kecamatan Suluun-Tareran. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, semen, beras, dan sembako Natal dan Tahun Baru.

Ibu Selfie Mengi, korban tanah longsor, masih menderita luka-luka dibeberapa bagian tubuh
Ibu Selfie Mengi, korban tanah longsor, masih menderita luka-luka dibeberapa bagian tubuh

Pada pemberian bantuan, Rabu (28/12), Ketua PMI Minsel dr.Michaela Paruntu,MARS diwakili oleh Koordinator Lapangan (Korlab) Michael Sumendap didampingi beberapa relawan PMI Minsel, dan turut didampingi Camat Suluun-Tareran Drs.Vecky Rondonuwu, dan Sekretaris Desa Pinapalangkow Reyta Rey. .

Suami istri Keluarga Tumober-Mengi, khususnya sang istri Selfie Mengi yang kondisinya masih dalam pemulihan akibat terkena musibah tersebut mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah membantu, baik itu berupa material maupun tenaga dan doa.

“Kami keluarga sangat bersyukur kepada Tuhan, dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam menghadapi pergumulan akibat musibah ini, termasuk PMI Minsel yang diketuai ibu Mika, kiranya terus diberkati tugas dan kerja pelayanannya,” tutur Selfie.

Sebelumnya, dr.Mika sapaan akrab Ketua PMI Minsel dr.Michaela Paruntu,MARS, ketika diwawancara mengungkapkan rasa prihatinnya dengan keluarga yang terkena musibah tanah longsor di Desa Pinapalangkow ini, apalagi akibat bencana ini ada anggota keluarga yang mengalami luka-luka akibat tertimpa tanah longsor.

Ketua PMI Minsel dr.Michaela Paruntu,MARS
Ketua PMI Minsel dr.Michaela Paruntu,MARS

“Saya menyatakan prihatin dengan kondisi yang dialami keluarga korban tanah longsor di Pinapalangkow. Semoga dengan bantuan yang diberikan, bisa meringankan pergumulan keluarga, terlebih kiranya korban cepat pulih dari sakit yang diderita,” tutur dr.Mika.

Seperti diketahui, musibah longsor yang menimpa rumah milik Keluarga Tumober-Rontos terjadi pada Senin (5/12/2016) lalu, dan memakan korban sang ibu rumah tangga yakni Selfie Mengi menderita luka-luka dan terkena benturan di kepala, sehingga sempat dirawat beberapa hari di RSU Kalooran Amurang.

Hingga saat ini kondisi korban masih dalam pemulihan, dan belum bisa beraktifitas dengan normal.

Sementara itu kondisi samping rumah korban masih terlihat tumpukan tanah akibat longsor beberapa waktu lalu, dan lokasinya masih berbahaya terjadinya longsor susulan.

Kondisi tersebut membuat korban sekeluarga hingga kini memilih untuk sementara tinggal dirumah saudara mereka. (Andre Dotz)

(Visited 530 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *