Ini Himbauan JWS Kepada ASN Minahasa Dalam Apel KORPRI Juga Peringatan Peristiwa Merah Putih Ke 71

( Foto cover : Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow MSi Dalam Apel KORPRI dan Peristiwa Merah Putih ke 71 )

Sulutpos.com, Tondano – Bupati Minahasa Drs. Jantje Wowiling Sajow, M.Si menjadi Pembina dalam Apel KORPRI yang dirangkaikan dengan peringatan 71 tahun Peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari 1946 bertempat di Halaman Kantor Bupati Minahasa pada Jumat (17/02).

Apel Korpri yang rutin digelar setiap tanggal 17 setiap bulan ini ikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry R. Korengkeng, M.Si bersama Para Asisten, Kepala SKPD jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa beserta seluruh staff yang berkantor di sekitaran Kota Tondano.

Dalam sambutannya Bupati kebanggaan rakyat ini menyampaikan bahwa dengan momentum Peristiwa Merah Putih warga KORPRI khususnya di Minahasa bisa berbenah diri dalam melayani masyarakat,

” Warga KORPI dituntut menjadi Pengabdi, Pengayom dan Pelayan Masyarakat dalam membangun komitmen, merapatkan barisan, meningkatkan kekompakkan, melangkah bersama sebagai tim kerja dalam tugas dan tanggung jawab pekerjaan, ” ujar Sajow

Disamping itupun JWS sapan akrab ini menyampaikan beberapa himbauan guna peningkatan kualitas kerja ASN dalam membangun Minahasa Kedepan

” Ada beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam apel kali ini,
1. Optimalisasi peran aparatur birokrasi dalam mengakselerasi pembangunan daerah. “Lakukanlah terobosan strategis dan produktif terutama sebagai panutan/teladan bagi masyarakat.
2. Sukseskan agenda strategis pemerintah daerah dengan baik dan maksimal, bukan sebatas program atau slogan, jangan lupa Servis dalam kepentingan sesaat namun benar-benar mengupayakan kesuksesan dan kesejahteraan Kabupaten Minahasa dalam pelayanan dan kerja yang prima.
3. Berkaitan dengan proses auidt BPK RI yang sementara berlangsung, dimintakan perhatian dari semua SKPD agar menunjukkan kerja sama yang baik. Persiapkan dokumen yang diperlukan seiring pembenahan administrasi.
4. Gerakkan Minahasa Bersih kiranya menjadi kesadaran bersama selaku aparatur dan masyarakat, agar kita lingkungan tetap lestari, bersih, indah dan tidak rawan bencana. Mari budayakan hidup bersih dari diri, keluarga, dan lingkungan tempat kita tinggal,” ujar terangnya sambil mengingatkan akan situasi politik, agar aparatur birokrasi tidak terjerumus dalam politik praktis, seraya menghimbau untuk tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaan dengan baik dan profesional.

Di dalam Apel tersebut juga telah diserahakan kepada Bupati Minahasa Piala Wahana Tata Nugraha yang diteriam tanggal 31 Januari 2017 lalu dimana penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada daerah yang mampu menatatransportasi publik dengan baik.

” Penghargaan ini adalah hasil penilaian di tahun 2016 terhadap Kabupaten Minahasa karena dianggap mampu mengelola lalu lintas di Kota Tondano dan mempunyai komitmen untuk menyelenggarakan lalu lintas dan angkutan dijalan demi terciptanya keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan berlalu litnas di Kabuapten Mianahasa,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa Ronny Suwarno, S.Sos yang mewakili Bupati menerima penghargaan tersebut. ( Ody)

(Visited 41 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *