PNS Peduli Bencana Siap Salurkan Bantuan Kewarga Terkena Bencana Alam

(Foto Cover : Assisten I Setdakab Minahasa DR Denny Mangala MSi )

Sulutpos.com, Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa Kembali salurkan bantuan bagi masyarakat yang ada Kecamatan Tondano Timur, Kelurahan Papakelan, Kecamatan Remboken Desa Leleko juga Desa Tandengan dan Watumea, Kecamatan Eris.

Bantuan berupa beras serta makan Kaleng, mie Instan, Air Mineral, Matras, juga selimut ini bakal di salurkan, dan lewat PNS Minahasa Peduli Bencana ( PNS Car ) ini tengah di data namun sudah siap untuk diditribusikan.

” Lewat kebersamaan Minahasa Peduli Bencana, ini kita berupaya akan menyalurkan bantuan ke Kelurahan juga Desa yang memang belum tersentuh, diantaranya Kelurahan Patar, Tondano serta Desa Leleko Kecamatan Remboken, dan Desa Tandengan, Watumea Kecamatan Eris,” ujar Asisten I Setdakab Minahasa DR Denny Mangala MSi, saat dikonfermasih diruang kerjanya pada Rabu (22/02).

Lebih lanjut dikatakan Mangala, pihak Dinas Kesehatan Kabupatenpun telah membangun sejumlah posko kesehatan di seluruh area yang terkena bencana,” Seluruh wilayah yang terkena bencana telah dibuat posko kesehatan dan lengkap dengan obat – obatan, semua digratiskan, termasuk warga masyarakat tekena bencana jika mau berobat tapi tidak terkafer dengan Jamkesda atau BPJS maka akan terlayani, selama darurat benjana, namun jika sakitnya berlanjut akan diperpanjang satu minggu, dan sejumlah alat exsavator telah diterjunkan guna membersihkan tumpukan material, baik tanah longsor maupun bebatuan, yang telah menutupi badan jalan baik jalan penghubung antar Desa, Kecamatan, juga antar Kabupaten, namun kini pengerjaan telah selesai saat ini sudah dilanjutkan disetiap saluran air yang tertimbun sampah, dan untuk sesuai anjuran Pak Bupati, seluruh ASN akan melaksanakan kerja bakti masal pada hari jumat mendatang,”terangnya.

Atas bantuan yang sudah disalurkan bahkan yang nanti akan disalurkan Asisten mengakui itu memang belum akan memuaskan segalah kebutuhan, namun dirinnya berharap kiranya itu dapat membantu warga dengan meringankan beban walau hanya sedikit,” Untuk bantuan Pemerintah ini secara jujur belum bisa memenuhi kebutuhan korban bencana, tapi minimal ini bisa membantu sedikit akan beban Masyarakat,” lanjutnya sambil meminta warga dapat menjaga alam sekitar dimana dia tempati,” untuk meminamalisir resiko yang bakal terjadi Pemerintah mengharapakan stop penebang kayu yang menjadi resapan air, kalau suka maju, jaga kebersihan lingkungan, jangan buang sampah di selokan juga drainase,” pungkasnya. ( Ody )

(Visited 50 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *