Ini Tanggapan JWS Terkait Adanya Ancaman Pemutusan PJU di Minahasa Oleh PLN Cabang Manado

( Foto cover : Bupati Minahasa Drs Jante Wowiling Sajow MSi) 

Sulutpos.com, Tondano – Setelah sempat diputus arus listrik di sejumlah PJU di bebera titik di Kabupaten Minahasa bebera waktu lalu, Kembali PLN Cabang Manado ancam bakal putuskan lagi PJU di Minahas dengan alasan belum dibayarnya tunggakan pemakaian biaya listrik oleh Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Minahasa.

Atas ancaman PLN itu Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, angkat bicara sembari menyayangkan langkah PLN ini karena tidak bisa memahami akan permohonan serta kesepakatan yang diajukan.

Kepada sejumlah wartawan Selasa (30/5/), JWS mengatakan harusnya pihak PLN bisa bersabar, karena Pemkab pasti akan membayar tagihan listrik ini hanya saja dalam realisasi pembayaran tidak terjadi secara instan, namun memerlukan mekanisme yang sesuai dengan peraturan apalagi dananya akan diambil dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD).

” Kesalahan terjadi pertama karena mereka ( PLN ) buat penetapan tidak melalui penelitian, setelah dilakukan penelitian bersama dengan Tim Pemkab disepakati hutang 8 miliar terjadi pengurangan. Kita tidak bisa curi uang APBD, kita minta sabar, ABT kita anggarkan dan APBD 2018 kita anggarkan bukan suruh minta sekarang. Mau suruh curi Dana APBD, kita kan tidak bisa ambil dana sembarangan,” Terang JWS.

JWS juga menyesalkan terjadinya kesalahan oleh pihak PLN dalam mengitung jumlah pemakaian listrik yang ternyata tidak sesuai beban pemakaian dan berakibat bertambahnya jumlah hutang yang harus dibayarkan.

” Antara PLN dengan pemerintah sampai saat ini belum selesai permasalahanya, dimana ada selisih yang cukup jauh antara tarif dari pemakaian bulan pertama dan bulan selanjutnya, seperti di kecamatan Kawangkoan dimana pembayaran bulan pertama hanya 3 juta rupiah dan pada bulan berikutnya sudah menjadi 138 juta, makanya diperiksa terlebih dahulu ini berarti ada yang tidak beres, ” cetusnya. Sambil meminta Pihak PLN agar bisa bekerja sama dan memakluminnya mengingat pihak PLN pun seharuanya memberikan sumbangsi dari setiap permasalahan yang di dapati khusunya mengatasi Eceng Gondok, ” PLN ada keuntungan karena Danau Tondano, namun apa sumbangsi mereka untuk Pemda Minahasa, masalah eceng gondok saja tidak pernah mereka bantu, mereka ( PLN) semestinya terlibat langsung karena mereka hidup dari sana,” Tandasnya

Namun JWSpun berharap pihak PLN dapat memaklumi akan belum terlunaskan akan tagihan listrik ini, ” Pemerintah kabupaten sudah menyurat ke pihak PLN untuk kesepakatan ini terlebih kita sudah ada tim bersama dan sudah di sepakati bersama tunggu saja pasti akan di bayar tungakanya di tahun ini dan tahun 2018 mendatang, “Pungkas Sajow.

(Visited 143 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *