Anggota-Anggota Kongres Jelaskan Klaim Bahwa Trump Langgar Konstitusi

Foto: Senator Richard Blumenthal, kiri (D-CT), Anggota Senior Komite Kehakiman, John Conyers, Jr., tengah (D-MI), dan Senator Pat Leahy (R) menyelenggarakan konferensi pers untuk menguraikan klaim bahwa Presiden AS, Donald Trump, melanggar klausa pembayaran pada Konstitusi, U.S. Capitol, Washington, D.C., 20 Juni 2017 (foto: REUTERS/Kevin Lamarque)

Hari Selasa sejumlah anggota Kongres Amerika bertemu reporter untuk menjelaskan klaim mereka tentang pelanggaran konstitusi oleh Presiden Donald Trump dengan menerima dana dari pemerintahan asing lewat bisnis-bisnisnya tanpa persetujuan Kongres.


Sulutpos.com, Washington DC – Anggota-anggota Kongres Amerika bertemu reporter Selasa guna menjelaskan klaim mereka bahwa Presiden Donald Trump melanggar konstitusi karena menerima dana dari pemerintahan asing lewat bisnis-bisnisnya tanpa persetujuan Kongres.

Minggu lalu, hampir 200 anggota Kongres dari pihak Demokrat mengajukan tuntutan terhadap presiden di peradilan federal sehubungan pembayaran yang diterima ratusan bisnis Trump dari pemerintahan asing sejak inaugurasi presiden lima bulan yang lalu. Tuntutan ini mengatakan, Trump dan wakil-wakilnya telah menyembunyikan lingkup dan jumlah pembayaran itu.

“Konstitusi Amerika mengatakan, Kongres harus setuju dulu,” kata Senator Blumenthal pada konferensi pers Selasa itu. “Kami tidak bisa memberi persetujuan untuk sesuatu yang kami tidak tahu. Kami tidak bisa memberi persetujuan atas apa yang disembunyikan Trump, dan dia harus membeberkannya kepada Kongres.”

Anggota Kongres John Conyers dari Komite Judisial DPR mengatakan, dia dan rekan-rekan Demokratnya telah menulis kepada Trump berulang kali, minta informasi tentang pembayaran asing. Mereka tidak menerima tanggapan, kata Conyers, ditambahkannya: “Alih-alih, masalahnya adalah: dia tidak tahu atau tidak peduli.”[jm]


(Visited 202 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *