Kekerasan dan Teror Tidak Mereda Selama Bulan Ramadan

Foto Cover: Sebuah ledakan besar melanda kota Kabul di saat jam sibuk pagi hari, 31 Mei 2017. AFP


Sulutpos.com, Washington – Lebih dari 90 orang tewas dalam pemboman bunuh diri di Kabul. Serangkaian serangan di Baghdad menewaskan 27 orang, sementara di Filipina selatan pertempuran berlangsung terus dengan ISIS.

Ramadan baru berlangsung beberapa hari, tetapi masa yang seharusnya diperuntukkan pengorbanan diri, sembahyang dan takwa dicemari oleh kekerasan dan konflik.

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab, kata analis. Sementara perang berlangsung di Suriah, Irak dan Afghanistan, serangan teror tampaknya semakin sering terjadi di Eropa, Asia dan Timur Tengah, dan tampaknya konflik tidak akan mereda selama Ramadan kata mereka.

Sebagaimana pada Ramadan tahun-tahun lalu, ISIS menyerukan pengikutnya untuk meningkatkan serangan.[jm]

VOA News

(Visited 135 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *