Diduga Rugikan Negara Dalam Pembuatan Embung Desa Wasian, Dua ASN Ditahan Polres Minahasa

( Foto cover : Pemeriksaan Tersangka RM Oleh Pihak Kepolisian Resort Minahasa lewat Unit 3 Tindak Pidana Korupsi )

Sulutpos.com, Tondano – Proses kasus dugaan korupsi di Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan lewat pembangunan Embung di Desa Wasian Kecamatam Kakas Barat dengan tersangka atas Nama RM (57) Oknum Kepala Dinas. yang berdomisili dikelurahan Rerewokan Lingkungan IV Kecamatan Tondano Barat selalu PPK dan KPA, serta JJHT(54) kelurahan lingkungan III Kecamatan Tondano Utara yang disinyalir merugikan Negara sebanyak 197.954.197 ini dinaikan satusnya ketahap penyidikan pasca ditahan kedua Aparat Sipil Negara ( ASN) ini pada jumat ( 21/07) sore.

Penahanan kedua tersangka menurut Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK SH, lewat Kanil Tipikor Bripka Djulfikri Darwis SH saat dionfermasi diruang kerjanya pada Jumat (21/07), penahanan ini berdasarkan surat perintah, SPH No 83 yang dikenakan kepada tersangka RM selaku PPK, dan SPH No 84 untuk tersangka JJ HT sebagai KPA,

” Setelah dilakukan penyelidikan dan berdasarka audit dari BPK terjadi kelebihan pembayaran dan perkerjaan tidak sesuai spek sehingga mengakibatkan kerugian negara yang berjumlah 197.954.197,” Ujar Darwis

Adapun kronologis penyelewengan dana ini menurut Kanit, terjadi pada pada tahun 2015 lewat Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Minahasa yang melaksanakan kegiatan pekerjaan pembangunan Embung di Desa Wasian Kecamatan Kakas dengan nilai kontrak sebesar 1.980.000.000, dan di kerjakan oleh pihak penyedia jasa CV. WHITETOP TECH TALENT dan pekerjaan ini dikerjakan sejak tanggal 28 agustus 2015 sampai dengan 30 Desember 2015, Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh ahli teknik, bahwa pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan kontrak dan didapat adanya kekurangan volume pekerjaan.

” Ada tiga tersangka yang bertanggung jawab tapi yang di tahan baru dua karena tersangka atas nama TM yang adalah seorang Direktur CV WHITETOP TECH TALENT kini dalam keadaan sakit, dan pengacaranya telah menyurat ke kami, namun kami telah menjadwalkan akan tanggal pemeriksaan ke tersangka TM pada 31 juli mendatang, ” Terang Kanit. ( Ody)

(Visited 273 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *