Berbanrol 5.5 Miliar, Pembangunan Pasar Modern Remboken Tuntas Akhir Tahun 2017

( Foto cover : Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa, Moudy Lontaan S, Sos,) 

Sulutpos.com, Tondano – Setelah sekian lama tak tersentuh, Akan Keberadaan pasar Remboken yang letaknya di Desa Sendangan Kecamatan Remboken akhirnya diperhatikan pemerintah.

Tak tanggung – tanggung anggaran yang berbanrol 5,5 miliar rupiah dicurkan pemerintah pusat lewat kementerian perdagangan guna pembangunan pasar modern dengan kontruksi bangunan dua tingkat.

Hal tersebut dikatakan Kepala dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Moudy Lontaan S, Sos saat di sambangi wartawan diruang kerjanya pada Rabu ( 14/09)

” Pembangunan pasar ini diusulkan oleh Disperindag pada tahun 2016 lalu dan baru terealiasasi, dan pembangunan Pasar Remboken akan direfitalisasi atau dibangun baru yang nanti akan di buat dua susun dan anggaranya dari kementerian perdagangan langsung yang nominalnya 5.5 miliar rupiah, ” ujar Kadis.

Dengan anggaran lewat Tugas Pembantuan ( TP) ini bangunan pasar modern yang didalamnya terdalat Lapak, Kantor Pasar. ATM ini diharapkan akan memudahkan para pedagang maupun pembeli dalam bertransakni nanti.

” Sesuai kriteria akan pembanguan pasar modern ini, selain dibuat lapak tempat jualan serta kios, maka di dalam pasar inipun akan diadakan ATM juga musolah, sehingga nanti akan memudahkan akan para pedagang juga penjual dalam bertransaksi, ” Lanjutnya.

Adanya bangunan pasar Remboken ini maka Pasar Modern yang ada diminahasa berjumlah tiga Pasar yakni Pasar Kawangkoan, Tondano, dan Remboken.

“Delapan pasar yang ada dibawah pengawasan dinas perdagangan Kabupaten Minahasa saat ini yakni Pasar Tombariri, Sonder, Tompaso, Kakas dan Langowan dan yang masuk pasar modern adalah Pasar Tondano, Kawangkoan dan Pasar Remboken jika sudah berdiri nanti,” terang Lontaan

Ditambahkan Lontaan, Tahun 2018 Pasar Tondano dan Tompaso diusulkan untuk di rehap dan suda mengusulkan dana 4 Miliar melalui anggaran DAK.

“Muda-mudahan Tahun 2018 kedua Pasar tersebut bisa terealisasi,” pungkas Lontaan sambil menambahkan, untuk pembangunan Pasar harus mempunyai status tanah yang jelas dan mengantongi Akte Jula Beli (AJB). (Ody)

(Visited 194 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *