KPU Tetapkan Calon Perorangan Harus Miliki 23.652 Pendukung Dari Jumlah DPT Minahasa

( Foto cover : Serah terima berita acara penetapan jumlah pendukung calon perorangan dalam pilkada 2018 oleh ketua KPU Ke Ketua Panwas Minahasa )

Sulutpos.com, Tondano – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa pada Minggu (10/09) sore menetapkan angka dukungan calon perorangan dalam pemilu Kepala Daerah yakni Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada 2018 mendatang

Penetapan yang digelar dalam rapat pleno yang dipimpin ketua KPU Minahasa Meidy Yafet Tinangon SSI, MSi beserta Komisioner KPU Lainya yakni Kristoforus Ngantung S. Fils.  Lord CH Malonda Spd,  Decky Paseki SH,  MH,  serta Dra Wisye Wilar ini di saksikan Komisioner Panwaslu Kabupaten Minahasa,  Donny Rumagit,  serta Rendy Umboh di Ruang rapat KPU MInahasa.

Menurut Tinangon, calon perorangan harus mempunyai minimum dukungan berjumlah 23.652.

” Angka tersebut didapatkan dari perhitungan 8,5 persen dari angka DPT terakhir Kabupaten Minahasa  yaitu pada Pilgub Sulut 2015 yang berjumlah 278.257,” ujar Ketua KPU.

Lebih lanjut dikatakanya,  hasil 23.652 ini harus tersebar di lebih dari 50% jumlah Kecamatan.

” Sesuai dengan perhitungan, penyebaran minimal lebih 50 persen dari jumlah Kecamatan di Kabupaten Minahasa yang memiliki 25 Kecamatan, artinya harus tersebar di 14 Kecamatan” terangnya

“50 persen kecamatan adalah 12,5 yang jika dibulatkan menjadi 13. Ditambah 1 kecamatan untuk memenuhi ketentuan minimal lebih dari 50 persen,” Tandas Tinangon

Perhitungan jumlah minimal dukungan tersebut berdasarkan UU nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana diubah terakhir dengan UU nomor 8 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 1 tahun 2015, dan Peraturan KPU  nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan untuk Pilkada.

“Dukungan tersebut sesuai tahapan harus dimasukkan pada 25-29 November 2017,” jelasnya sambil menekankam bahwa pemberi dukungan harus penduduk yang sudah punya hak pilih, kecuali dari TNI, Polri, penyelenggara Pemilu, hukum tua dan ASN.

Untuk calon perorangan yang hendak mengambil dukungan bisa meminta formulir ke KPU Minahasa, atau via website KPU RI dan KPU Minahasa.

“Sebab itu juga bagian dari persyaratan yang harus dimasukkan ke KPU Minahasa untuk calon perseorangan, baik hard copy maupun soft copy,” pungkas Ketua.

Turut hadir dalam pleno penetapa inj,  Sekretaris KPU Meidy Malonda MAp,   sjajaran sekretariat juga sejumlah insan Pers. ( Ody)

(Visited 254 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *