Waspada SIM Palsu, Awaludin Puhi: Urus SIM di Kantor Polisi

SulutPos.com,  Manado – Secara garis besar mekanisme pembuatan SIM (surat izin mengemudi), ternyata tidak sesulit yang orang perkirakan, apalagi sampai harus menyewa calo.

Daftra Harga

Dari hasil wawancara waratwan SulutPos.com, Selasa, (19/9/2017), dikantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM Polresta Manado, Kasat Lantas, melalui Bagian Penerbit SIM (Surat Izin Mengemudi), IPTU Awaludin Puhi, menjelaskan bahwa Pemohon SIM baik yang baru atau perpanjangan berbeda, kalau untuk pemohon yang baru dia harus melewati tahap ujian teori maupun ujian praktek.

“Sedangkan untuk perpanjangan hanya diberikan pembimbingan saja atau semacam pencerahan, karena mungkin selang 5 (lima) tahun ada aturan yang dia sudah ‘lupa-lupa ingat’, disegarkan kembali,” ujar Puhi.

Dijelaskannya, masyarakat dapat datang langsung ke Kantor Polisi untuk mengurusnya, Pemohon membawa Foto Copy KTP, Surat Keterangan Dokter, dan langsung ke tempat Pendaftaran.

Untuk Administrasi lihat gambar:

Standar Pelayanan Penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM)
Standar Pelayanan Penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM)

Cara membedakan antara SIM asli dan SIM palsu, Puhi melanjutkan, bisa dilihat kartu SIMnya ada nomor Register, di depan putih dan di belakang biru, tulisan lebih jelas, dan secara kasat mata kepolisian sudah bisa membedakan antara yang asli dan yang palsu dari warnanya, lalu memasukan kedata inputnya.

Ditambahkannya, dalam kurun waktu beberapa bulan ini Polresta Manado sudah menemukan beberapa SIM palsu yang memakai modus SIM yang mati difotocopy atau discan dengan mengubah tahun berlaku untuk mengelabui petugas. (Marten Alow)

(Visited 462 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *