Bagian Hukum Setdakot Tomohon Gelar Penyuluhan Hukum Terpadu Siswa Taat Hukum

Foto: Walikota Eman saat memberikan sambutan dalam kegiatan Penyuluhan hukum terpadu siswa taat hukum, Kamis (2/11)


SulutPos.com, Tomohon – Penyuluhan hukum terpadu siswa taat hukum (sitahu) yang dilaksanakan Pemerintah Kota Tomohon, melalui Bagian Setda Hukum di Aula SMP Negeri I Tomohon, Kamis (2/11), mendapat apresiasi dari Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak.

Walikota Eman menyampaikan Apresiasi yang tinggi bagi bagian hukum yang sudah memfasilitasi adanya kegiatan yang sangat bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat, khususnya bagi para siswa-siswi yang merupakan generasi muda penerus bangsa.

Walikota juga mengatakan bahwa belakangan ini negara kita terjadi beberapa kasus berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obat terlarang dan juga tentang hak anak dan perlindungan anak.

“Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika merupakan instrumen hukum agar kita semua mengetahui bagaimana jenis, bentuk, larangan dan bahaya narkotika bagi kita terlebih bagi adik-adik siswa/i sebagai generasi penerus bangsa,” jelas Eman.

Disamping itu, lanjut Walikota Eman, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera.

“Diharapkan agar para siswa/i dapat memiliki wawasan tentang bahaya narkotika, kenakalan remaja lainnya dan perlindungan anak dan juga kepada generasi muda untuk menghindari perilaku hidup tidak benar yang melanggar norma hukum atau kaidah-kaidah hukum,” kata Eman.

Dibagian lain, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Tomohon, Denny Mangundap SH, mengatakan bahwa maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda khususnya para siswa/i untuk menghindari perilaku hidup yang tidak benar.

“Hendaknya generasi muda dapat untuk memproteksi diri dan menghindari perilaku hidup yang melanggar norma hukum atau kaidah-kaidah hukum,” katanya.

Turut hadir, sebagai narasumber Kajari Tomohon diwakili Kasie Intel Wilke Rabeta SH dan Kapolres Tomohon diwakili Kasat Binmas Polres Tomohon Iptu Riyan Wahyuningtiyas SIk, Kepala Sekolah SMP Negeri I Tomohon Drs Yance Mangore MPd bersama seluruh guru-guru dan siswa-siswi SMP Negeri I Tomohon. (marthen alow)

(Visited 42 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *