Bawa CV Ke DPD PDIP, JRK : Saya Hanya Akan Berpasangan Dengan JWS

(Foto cover : Jefry Robby Korengkeng (JRK) saat menyerahkan berkas CV ke DPD PDIP yang diterima sekretaris Frangky Wongkar) 

Sulutpos.com,  Tondano  – Jefry Robby Korengkeng (JRK), Selasa (21/11) siang kemarin mendatangi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Desa Kolongan, Minahasa Utara, yang diterimah langsung oleh Sekretaris Partai PDIP Sulawesi Utara Franky Wongkar, SH dan tim penjaringan bakal calon.

Kedatangan JRK ke kantor DPD PDIP ini guna memasukan Curriculum Vitae (CV) yang menjadi sala satu syarat calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut.

Tetlihat ratusan pendukung JRK yang mendampinginya sangat antusias dan rela menunggu sampai selesai  pemasukan berkas CV.

Diketahui JRK masuk dalam survey internal partai PDIP sebagai calon wakil Bupati Minahasa pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2018 mendatang.

Selain itu JRK merupakan calon kuat untuk mendampingi Jantje Wowiling Sajow (JWS). Hal ini dibuktikan dengan dukungan oleh 25 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se kabupten Minahasa, serta mendapat dukungan dari pengurus DPD.

 “Saya mewakili 25 PAC se Kabupaten Minahasa menyatakan sikap  mendukung JRK untuk mendampingi JWS di Pilkada Minahasa 2018 mendatang,” tutur ketua PAC PDI Perjuangan Lembean Timur Tito Manopo dan diiakan ketua PAC Tondano Timur Marchel Wolayan serta ketua-ketua PAC lainnya.

 Lanjut dikatakan Manopo, sosok JRK sangat di gandrungi oleh masyarakat untuk membangun Minahasa kedepan.
“Yang pasti, selain mendapat dukungan dari DPD dan PAC, Masyarakat Minahasa juga menginginkan JRK untuk membangun Minahasa yang lebih baik. Intinya beliau sangat pantas memimpin Minahasa ke depan karena beliau mempunyai segudang prestasi, termasuk yang suda diraih oleh kabupaten Minahasa sekarang ini,” jelas Manopo yang mendampingi JRK pada saat memasukan CV di kantor DPD.

JRK sendiri ketika dimintai tanggapan mengatakan, dirinya hanya bisa berdampingan dengan JWS di pilkada mendatang.

“Jika saya masuk dalam calon wakil Bupati mendatang, saya hanya akan berpasangan dengan JWS, dan jika tidak terakomodir, saya tetap akan menjalankan tugas saya sebagai birokrat,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan sebagai birokrat, tentunya menjadi modal untuk membangun Minahasa kedepan.
“Untuk dukungan, karena saya berada di dapil 3, saya suda mendapat dukungan dari wilayah tersebut. Selain itu banyak juga dukungan dari dapil 1,2 dan 4 terlebih dukungan dari 25 PAC se kabupaten Minahasa juga suda menyatakan sikap untuk mendukung saya,” terangnya.

Sementara SekretarisDPD PDI Perjuangan Sulut Franky Wongkar, SH mengatakan, semua calon wakil bupati yang suda memasukan CV punya peluang.

“Peluang untuk para calon wakil bupati baik dari internal partai dan external serta birokrat berpeluang. Namun tentunya harus mengikuti mekanisme partai termasuk survey,” pungkas Wongkar yang juga wakil bupati Minahasa Selatan ini.(Ody)

(Visited 156 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *