Bupati Sajow Pastikan Pemberian Tunjangan dan SK Bagi Tenaga Guru Honorer Minahasa

(Foto cover : Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi saat memberikan sambutan di depan Kepala Sekolah se Kabupaten Minasa) 

Sulutpos.com, Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa akhirnya berikan angin segar bagi tenaga Guru honorer di Kabupaten Minahasa pasca di ajukannya anggaran dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Minahasa tahun 2018 mendatang.

Kepastia diberikan tunjangan beserta Pengeluaran SK pengangkatan bagi tenaga honorer ini dikatakan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS)  kepada wartawan usai menutup kegiatan Program Peningkatan mutu Pendidik dan tenaga pendidikan kegiatan pengembangan sistem perencanaan dan pengendalian program profesi pendidik dan tenaga pendidik yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa pada Jumat (24/11)siang tadi di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano.

” Tujangan kepada guru honorer akan kita berikan walaupun belum banyak, ” Ujar Bupati.

Menurut Bupati, yang utama bagi tenaga Honorer khusunya yang mengabdi sebagai guru ini adalah dikeluarkannya Surat Keterangan (SK) Pengangkatan Oleh kepala daerah dalam hal ini Bupati Minahasa.

” Semua tenaga honorer yang berjumlah kurang lebih 1600 orang baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta akan dikeluarkan SK, mengantisipasi akan adanya informasi yang pernah dimuat di media koran bahwa tenaga honorer akan di PNS kan, oleh karena itu kita dahulukan dengan SK Bupati, namun anggaranya belum ditentukan, ” kata JWS.

Dan disentil terkait kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang digelar Dinas Pendidikan, Bupati mengatakan itu suatu kewajiban dikarenakan perkembangan dunia pendidikan yang semakin maju.
” Guru sekarang harus menyiapkan anak -anak kearah yang lebih baik, salah satu cara bimtek seperti ini terlebih ketika menyesuaikan dengan kurikulum 13 dan kemajuan pendidikan sekarang, ” Terang Sajow yang saat itu didampingi kepala Dinas Drs Arody Tangkere MAP.

Adapun harapan Bupati Kepada Para Kepala Sekolah yang ikut dalam bimtek ini, agar mereka bisa bekerja dengan profesional serta memiliki jiwa kepemimpinan yang patut untuk diteladani.

” Kepala Sekolah mempunyai wewenang penuh dalam mengambil keputusan, namun harus bijak, karena kamu adalah penentu kemajuan sekolah serta kemajuan anak didik. Jaga jabatan dengan baik, dan berikan pengajaran yang benar kepada siswa serta ingatkan akang guru – guru untuk menjalankan tugas dengan baik. kalau ada hal -hal yang tidak baik antara guru kiranya di perbaiki, dan jika ada permasalahan silahkan di selesaikan, ” Tegasnya.

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan itu, seluruh Kepala Sekolah, pengawas dan Pengurus PAUD se Kabupaten Minahasa. ( Ody)

(Visited 231 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *