KSOP – PORTAL HUBLA : Karena Fasilitas Gudang, Tidak ada Barang yang ‘Nginap’ di Pelabuhan Manado

SulutPos.com, Manado – Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) – Portal Hubungan Laut (HUBLA), Kota Manado yang melayani pelayaran kapal di Sulawesi Utara, Pelayaran kapal penumpang dan kapal barang dengan rute dari Kota Manado menuju Tagulandang, Siau, Tahuna sampai Lirung, sedangkan kapal barang hanya bersifat temporer (sementara), jadi tergantung permintaan (tramper), tetapi biasanya sampai ke Miangas, (perbatasan Indonesia – Filipina)

Kepala Seksi Lalulintas Laut ( LALA ), Yusuf Iksan SE MAP
Kepala Seksi Lalulintas Laut ( LALA ), Yusuf Iksan SE MAP.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Seksi lalulintas laut (LALA), Yusuf Iksan SE MAP, Kamis, (16/11/2017). Ketika disambangi wartawan media ini diruang kerjanya, Yusuf Iksan SE MAP menjelaskan bahwa untuk perusahaan pelayaran ada 11 PT Pelayaran, 10 Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) dan 6 Perusahaan Bongkar Muat (PBT).

Daftar Perusahaan
Data Perusahaan Pelayaran

“Sedangkan untuk luas areal Pelabuhan Kota Manado dari dermaga sampai kegedung/kantor yaitu kedalaman dermaga 190 meter, lapangan penumpukan 5 hektar (ha), gudang 466 meter bujur sangkar, terminal penumpang 256 meter bujur sangkar, atau lebih jelas lihat gambar,” papar Iksan.

Dena luas Pelabuhan Manado
Dena luas Pelabuhan Manado

Ditanya tentang berapa lama barang-barang nginap di pelabuhan, Iksan menegaskan, ” Tidak ada, karena pertama fasilitas gudang, dan juga barang yang dibawa itu dekat jaraknya. Barangya seperi cengkih, pala, dan kopra, mobil dari perusahaan yang datang langsung mengambilnya,” tandas Iksan. (marthen alow)

(Visited 498 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *